Basarnas Rote Ndao Latih Teknik Penyelamatan Medan Terjal

  • 14 Mei 2026 15:10 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Rote - Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A (Basarnas) Kupang terus meningkatkan kesiapsiagaan personel Search and Rescue (SAR) daerah. Upaya tersebut dilakukan melalui latihan rutin Unit Siaga SAR Rote Ndao.

Koordinator Unit Siaga SAR Rote Ndao, Irwan Septiawan, mengatakan latihan difokuskan pada teknik HART. Kegiatan berlangsung Rabu, 13 Mei 2026 di wilayah Rote Ndao.

Irwan menjelaskan HART merupakan High Angle Rescue Technique untuk operasi penyelamatan medan terjal. Teknik tersebut digunakan mengevakuasi korban di lokasi berketinggian dan sulit dijangkau.

HART digunakan pada tebing, jurang, gedung tinggi, dan bukit,” ujar Irwan Septiawan kepada RRI. Ia menegaskan kemampuan tersebut wajib dimiliki personel SAR.

Dalam latihan, personel menggunakan perlengkapan mountaineering atau panjat tebing standar SAR. Peralatan meliputi tali karmantel, harness, carabiner, descender, serta helm keselamatan.

Latihan juga mencakup teknik ascend dan descent menggunakan tali pengaman khusus. Ascend merupakan teknik naik, sedangkan descent adalah teknik turun dari ketinggian.

Menurut Irwan, latihan seperti ini dilakukan satu hingga dua kali setiap pekan. Jadwal latihan disesuaikan dengan agenda operasi pencarian dan pertolongan.

Wilayah Rote Ndao didominasi kawasan perairan dengan intensitas kecelakaan laut cukup tinggi. Karena itu, kesiapan personel SAR menjadi perhatian utama Basarnas.

Meski fokus pada wilayah laut, latihan penyelamatan darat tetap dilaksanakan berkala. Personel juga dilatih menghadapi kondisi gunung, hutan, dan medan berbukit.

Basarnas berharap kemampuan personel terus meningkat melalui latihan berkelanjutan. Kesiapsiagaan tersebut penting mendukung pelayanan penyelamatan bagi masyarakat. (Radja)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....