Kota Kupang Bangun Aliansi Media Lawan Hoaks

  • 28 Apr 2026 21:11 WIB
  •  Kupang

RRI.CO,ID,Kupang.— Pemerintah Kota Kupang memperkuat kolaborasi strategis dengan Serikat Media Siber Indonesia guna membangun ekosistem informasi yang sehat sekaligus menghadapi tantangan disinformasi di era digital.

Langkah ini ditegaskan langsung oleh Wali Kota Kupang, Christian Widodo, saat menerima audiensi pengurus SMSI Nusa Tenggara Timur yang dipimpin Beni Jahang, Selasa (28/4), di ruang kerjanya.

Dalam pertemuan tersebut, pemerintah daerah menempatkan media sebagai mitra kunci dalam menjaga stabilitas sosial dan memperkuat kepercayaan publik. Wali Kota menilai, arus informasi yang tidak terverifikasi dapat menghambat agenda pembangunan jika tidak diimbangi dengan peran media yang profesional dan kredibel.

“Pemerintah membutuhkan media untuk memastikan informasi yang beredar tetap akurat dan tidak menyesatkan masyarakat,” ujar Christian Widodo.

Selain penguatan fungsi media, Pemkot Kupang juga memaparkan agenda transformasi digital melalui pembangunan command center berbasis kecerdasan buatan. Sistem ini dirancang sebagai pusat kendali layanan publik yang terintegrasi, memungkinkan pemantauan aduan masyarakat secara real-time serta mempercepat respons birokrasi.

Integrasi teknologi AI, termasuk pemantauan sentimen publik, dinilai akan menjadi instrumen penting dalam membaca dinamika sosial secara lebih presisi. Pemerintah berharap sistem ini mampu meningkatkan kualitas pengambilan kebijakan berbasis data.

Di sisi lain, SMSI menegaskan komitmennya dalam meningkatkan profesionalisme jurnalisme melalui program Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Sebagai organisasi media yang menjadi konstituen Dewan Pers, SMSI mendorong standarisasi kualitas pemberitaan sebagai benteng utama melawan hoaks.

Ketua SMSI NTT, Beni Jahang, menyebut kolaborasi dengan pemerintah daerah menjadi krusial dalam memperluas jangkauan informasi publik yang edukatif sekaligus memperkuat literasi digital masyarakat.

Ia juga menawarkan inovasi distribusi berita berbasis sistem digital serta platform analisis opini publik yang dapat dimanfaatkan pemerintah dalam merumuskan strategi komunikasi yang lebih efektif.

Sinergi ini menegaskan arah baru tata kelola informasi di daerah, di mana kolaborasi antara pemerintah dan media tidak hanya berfungsi sebagai kanal komunikasi, tetapi juga sebagai pilar utama dalam menjaga kualitas demokrasi dan percepatan pembangunan di Kupang. (As)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....