Bupati Kupang Lepas 250 Mahasiswa KKN Undana di 24 Kecamatan

  • 13 Apr 2026 07:59 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Bupati Kupang, Yosef Lede, secara resmi melepas 250 mahasiswa dari Universitas Nusa Cendana (Undana) untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di 24 kecamatan se-Kabupaten Kupang. Kegiatan pelepasan berlangsung pada Rabu, 8 April 2026 di Lobi Lantai 2 Kantor Bupati Kupang.

Dalam sambutannya, Yosef Lede menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Undana yang kembali memilih Kabupaten Kupang sebagai lokasi pelaksanaan KKN. Menurutnya, hal tersebut mencerminkan hubungan yang erat antara pemerintah daerah dan pihak kampus dalam upaya meningkatkan kualitas pembangunan daerah.

Ia menjelaskan bahwa Kabupaten Kupang memiliki 24 kecamatan, 17 kelurahan, dan 160 desa, sehingga kehadiran ratusan mahasiswa KKN menjadi energi baru yang sangat dibutuhkan. “Belajar bukan hanya diruangan kelas saja, akan tetapi pelajaran yang sesungguhnya itu ada ditengah-tengah masyarakat,” ujar Yosef.

Ia juga berpesan kepada para mahasiswa agar siap ditempatkan di berbagai wilayah, termasuk daerah pelosok. Menurutnya, pengalaman tersebut akan menjadi bekal berharga dalam membentuk karakter dan kemampuan adaptasi.

“Jauh bukanlah masalah, Karena mau jadi orang hebat itu harus belajar. Saya pastikan ada oordinasi dan pelayanan yang baik dari pemerintah,” katanya. Pemerintah daerah, lanjut Yosef, telah menyiapkan dukungan penuh bagi para mahasiswa selama masa pengabdian dua bulan, mulai dari tingkat kecamatan hingga desa.

Sementara itu, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Undana, Yosep Seran Mau, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kupang atas penerimaan mahasiswa KKN. Ia menyampaikan bahwa tema KKN tahun ini adalah sensus ternak, dengan peserta yang berasal dari berbagai disiplin ilmu seperti peternakan, pertanian, kelautan, hukum, ekonomi, dan pendidikan.

“Kami juga berharap para mahasiswa yang akan turun ke setiap kecamatan bukan berfokus pada tugas kelompok saja, akan tetapi juga melihat isu-isu lain atau masalah apa yang ada ditengah masyarakat kemudian bersama-sama dengan masyarakat, pemerintah daerah mendesain solusi yang bisa diambil sebagai bentuk penyelesaian,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Kabupaten Kupang menjadi salah satu lokus strategis bagi kegiatan KKN dan program pengabdian masyarakat Undana, termasuk penyuluhan dan pelatihan oleh dosen. Acara pelepasan turut dihadiri Wakil Bupati Kupang Aurum Obe Titu Eki, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Guntur E. Subu Taopan, Koordinator Pusat KKN Undana Ir. Markus Sinlae, para pimpinan OPD, camat se-Kabupaten Kupang, serta dosen pendamping lapangan. (DW)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....