Direktur Mitigasi Perubahan Iklim Temui Wali Kota Kupang

  • 09 Apr 2026 13:52 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang – Direktur Mitigasi Perubahan Iklim, Haruki Agustina, bersama Kepala Bidang Wilayah 3 Pusdal Lingkungan Hidup Bali Nusra, Ade Soeharso, melakukan audiens dengan Pemerintah Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) diterima Walikota dr. Christian Widodo. Dalam pertemuan tersebut, Direktur Mitigasi Perubahan Iklim Haruki Agustina menyampaikan apresiasi atas komitmen dan langkah progresif Pemerintah Kota Kupang dalam membenahi sistem pengelolaan sampah.

Ia bahkan secara tegas mendorong agar Kota Kupang tampil sebagai wajah perubahan di NTT.

“Saya melihat ada komitmen yang kuat di Kota Kupang. Ini penting, karena sebagai ibu kota provinsi, Kupang seharusnya menjadi contoh. Kami ingin ada satu daerah di NTT yang bisa menjadi role model, dan Kota Kupang punya potensi itu,” kata Haruki, Rabu 8 April 2026.

Dukungan tersebut bukan tanpa alasan. Berdasarkan hasil penilaian terbaru, capaian pengelolaan sampah Kota Kupang mengalami peningkatan signifikan, dari sebelumnya 41,93 menjadi 50,8.

Meski masih dalam kategori pembinaan, tren ini dinilai sebagai sinyal positif menuju lompatan yang lebih besar. Pemerintah pusat bahkan menargetkan peningkatan lebih ambisius, dengan dorongan kenaikan hingga 15 poin, melampaui target minimal nasional.

“Kalau hanya naik 10 itu sayang. Saya ingin Kota Kupang naik lebih tinggi. Kita dorong bersama agar bisa menjadi contoh nyata,” katanya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Kementerian Lingkungan Hidup siap memberikan pendampingan penuh, mulai dari peningkatan kapasitas SDM, penguatan sistem penyuluhan masyarakat, hingga mendorong kolaborasi dengan sektor swasta melalui program CSR. Salah satu strategi yang akan dikembangkan adalah pilot project pengelolaan sampah terpadu berbasis kecamatan dengan konsep zero waste.

Program ini akan melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN seperti Pertamina dan PLN, dalam mendukung pengolahan sampah menjadi energi dan produk bernilai ekonomi. (humas/anna)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....