Prosesi Paskah Jadi Penguatan Iman di tengah Berbagai Tantangan Hidup

  • 08 Apr 2026 15:31 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang – Sekretaris Sinode, Pdt. Lay Abdi Karya Wenyi M.Si, menegaskan bahwa Prosesi Paskah Pemuda Kristen Kabupaten Kupang tahun 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat iman umat di tengah berbagai tantangan kehidupan yang semakin kompleks. Hal tersebut disampaikannya dalam rangkaian kegiatan prosesi Paskah yang berlangsung pada, Selasa 7 April 2026.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan dukungan pemerintah daerah, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa, serta pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Kupang yang turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kehidupan umat saat ini tidak terlepas dari berbagai tekanan dan tantangan yang datang silih berganti.

Berbagai persoalan sosial, ekonomi, hingga dinamika kehidupan bermasyarakat sering kali menjadi ujian bagi iman dan keteguhan hati umat. Ia menggambarkan kondisi tersebut sebagai sebuah perjalanan iman yang serupa dengan jalan salib, yang tidak mudah untuk dilalui.

Dalam perjalanan itu, umat kerap menghadapi hinaan, pergumulan, bahkan situasi yang dapat melemahkan semangat.

“Kita sedang berada dalam perjalanan iman, seperti jalan salib. Banyak tantangan, banyak pergumulan, bahkan hal-hal yang bisa melemahkan kita. Tetapi saya yakin, jika kita mampu melewatinya dengan iman, maka kita akan sampai pada kemenangan,” ucap Pdt. Lay Abdi Karya Wenyi M.Si, saat di temui RRI.CO.ID, Selasa 7 April 2026.

Ia menegaskan, makna Paskah tidak hanya berhenti pada peringatan kebangkitan Kristus, tetapi harus menjadi sumber kekuatan bagi umat dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kebangkitan Kristus merupakan simbol kemenangan atas penderitaan, sekaligus membawa harapan baru bagi umat manusia.

Nilai inilah yang perlu terus dihidupi, terutama di tengah kondisi kehidupan yang penuh ketidakpastian. Sekretaris Sinode juga mengajak seluruh umat, khususnya pemuda Kristen, untuk tidak mudah menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan.

Ia menekankan pentingnya menjaga iman, harapan, dan ketekunan dalam setiap langkah kehidupan. Ia menilai, prosesi Paskah seperti yang dilaksanakan ini menjadi sarana penting untuk memperkuat spiritualitas umat sekaligus membangun kebersamaan. Melalui kegiatan ini, umat diajak untuk kembali merefleksikan makna pengorbanan dan kebangkitan Kristus dalam kehidupan nyata.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa pemuda memiliki peran strategis sebagai generasi penerus gereja dan bangsa. Oleh karena itu, pemuda diharapkan mampu menjadi teladan dalam menghadapi tantangan dengan iman yang kokoh serta sikap yang penuh kasih.

Menurutnya, pemuda Kristen harus tampil sebagai pribadi yang kuat, tidak mudah goyah oleh berbagai pengaruh negatif, serta mampu membawa perubahan positif di tengah masyarakat. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya kebersamaan antara gereja, pemerintah, dan masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan yang ada.

Sinergi tersebut dinilai menjadi kunci dalam menciptakan kehidupan yang harmonis dan sejahtera di Kabupaten Kupang. Ia mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam prosesi Paskah ini, yang menunjukkan bahwa nilai-nilai kebersamaan dan persatuan masih terjaga dengan baik.

“Kegiatan ini bukan hanya milik gereja, tetapi menjadi milik bersama. Di sini kita melihat bagaimana pemerintah, gereja, dan masyarakat berjalan bersama dalam satu semangat,” tambahnya.

Melalui momentum Paskah ini, ia berharap seluruh umat dapat semakin memperkuat komitmen untuk hidup dalam kasih, damai, dan persaudaraan. Ia juga mengajak semua pihak untuk terus menjaga toleransi serta menghargai keberagaman yang ada di tengah masyarakat Kabupaten Kupang.

Menurutnya, keberagaman bukanlah penghalang, melainkan kekuatan yang harus dijaga dan dirawat bersama. Di akhir penyampaiannya, Sekretaris Sinode menegaskan bahwa semangat kebangkitan Kristus harus menjadi inspirasi bagi seluruh umat untuk bangkit dari berbagai keterbatasan dan tantangan.

Dengan iman yang kuat dan kebersamaan yang solid, ia optimistis masyarakat Kabupaten Kupang mampu menghadapi berbagai persoalan serta terus bergerak menuju kehidupan yang lebih baik. Melalui prosesi Paskah Pemuda Kristen Kabupaten Kupang tahun 2026 ini, diharapkan nilai-nilai iman, pengharapan, dan kasih semakin tertanam dalam kehidupan umat, sekaligus menjadi kekuatan dalam membangun masyarakat yang harmonis, sejahtera, dan penuh damai. (AI)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....