BMKG: Awal April Curah Hujan NTT Umumnya Kategori Rendah
- 01 Apr 2026 13:28 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Klimatologi kelas II Nusa Tenggara Timur (NTT) melaporkan berdasarkan peta prediksi curah hujan probabilistik dasarian I April 2026, wilayah NTT umumnya diperkirakan mengalami curah hujan kategori rendah.
Pelaksana harian Kepala Stasiun Meteorologi, Carolina Rommer di Kupang Selasa, 31 Maret 2026 mengatakan curah hujan rendah dengan kisaran 0 hingga 50 milimeter per dasarian diprediksi terjadi dengan peluang cukup tinggi, yakni antara 71 hingga 90 persen di sebagian besar wilayah NTT.
“Kondisi ini menunjukkan bahwa pada awal April 2026, intensitas hujan di NTT cenderung tidak terlalu tinggi meskipun masih berada dalam periode musim hujan,” ujar Carolina.
Namun demikian,ia menambahkan sejumlah wilayah diprediksi mengalami curah hujan kategori menengah dengan kisaran 51 hingga 150 milimeter per dasarian.
“Wilayah tersebut meliputi sebagian besar Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, dan Nagekeo, serta sebagian kecil wilayah Ende dan Sikka,” kata Carolina.
Selain itu, wilayah Sumba Barat Daya, Sumba Barat, serta sebagian wilayah Sumba Tengah dan Sumba Timur juga diprakirakan mengalami curah hujan kategori menengah.
“Di Pulau Timor, beberapa wilayah seperti Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, dan Timor Tengah Utara juga berpotensi mengalami curah hujan kategori menengah meski tidak merata,” ujarnya.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca, terutama di wilayah dengan curah hujan menengah yang masih berpotensi menimbulkan dampak hidrometeorologi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....