Angin NTT Menguat, Gelombang Laut Berpotensi Meningkat
- 28 Mar 2026 17:21 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Meteorologi Maritim Tenau melaporkan pola angin di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) umumnya bergerak dari timur laut hingga tenggara dengan kecepatan berkisar antara 4 hingga 22 knot.
Berdasarkan data BMKG pada Sabtu, 28 Maret 2026 di Kupang, kondisi ini berpotensi memengaruhi dinamika perairan di sejumlah wilayah, terutama yang memiliki karakteristik perairan terbuka dan jalur angin aktif.
Kecepatan angin tertinggi terpantau di beberapa perairan strategis seperti Selat Sumba, Laut Sawu, dan Selat Ombai yang dikenal sebagai jalur pelayaran penting di NTT.
Selain itu, wilayah Perairan Selatan Sumba, Perairan Sabu–Raijua, hingga Perairan Utara Timor juga mengalami peningkatan kecepatan angin yang signifikan.
Wilayah lainnya seperti Perairan Utara Kupang–Rote, Selat Pukuafu, serta Perairan Selatan Timor–Rote juga berpotensi terdampak peningkatan angin yang dapat memicu kenaikan tinggi gelombang laut.
BMKG mengingatkan bahwa kondisi ini dapat meningkatkan risiko bagi aktivitas pelayaran, khususnya bagi nelayan dan pengguna transportasi laut tradisional.
Selain faktor angin, masyarakat juga diminta mewaspadai keberadaan Awan Cumulonimbus yang ditandai dengan bentuk menyerupai bunga kol berwarna gelap.
Awan ini dapat menyebabkan perubahan arah dan kecepatan angin secara tiba-tiba serta meningkatkan tinggi gelombang laut, sehingga masyarakat diimbau untuk selalu memperhatikan informasi cuaca terkini sebelum beraktivitas di laut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....