Selama Tiga Hari, Waspada Hujan di NTT
- 16 Mar 2026 05:54 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi El Tari Kupang mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Nusa Tenggara Timur yang berlaku pada 15 hingga 17 Maret 2026. Peringatan ini disampaikan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai angin kencang di sejumlah daerah.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan Kepala Stasiun Meteorologi, Sti Nenot’ek di Kupang bahwa pada Senin, 16 Maret 2026 sejumlah wilayah masuk kategori waspada hujan sedang hingga lebat.
“Daerah yang berpotensi hujan antara lain Manggarai, Ende, Sikka, Kota Kupang, TTU, Sabu Raijua, Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat dan Sumba Barat Daya,” jelas Sti.
Selain itu, BMKG juga menetapkan status siaga untuk beberapa wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat. Wilayah tersebut meliputi Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Kabupaten Kupang, TTS, Malaka dan Rote Ndao.
“Sementara pada Selasa, 17 Maret 2026, potensi hujan sedang hingga lebat diprakirakan terjadi di Belu, TTU, Kota Kupang, Sabu Raijua, Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat dan Sumba Barat Daya. Kondisi ini diperkirakan dapat memengaruhi aktivitas masyarakat di berbagai sektor,” tambahnya.
Pada periode yang sama, beberapa wilayah seperti Malaka, TTS, Kabupaten Kupang, Manggarai Timur, Ngada dan Rote Ndao juga diperkirakan masih berada pada kategori siaga dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat.
“Kami juga mengingatkan adanya potensi angin kencang yang dapat terjadi di wilayah Sabu Raijua selama periode 15 hingga 17 Maret 2026. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terutama bagi nelayan, pelaku transportasi laut dan warga yang tinggal di daerah rawan bencana,” terang Sti.
Kondisi cuaca ini dipengaruhi oleh dinamika atmosfer regional, termasuk menguatnya Monsun Asia dan adanya gelombang atmosfer tipe Low yang berdampak pada peningkatan pertumbuhan awan hujan di wilayah NTT.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, serta pohon tumbang akibat hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang. Masyarakat juga disarankan untuk terus memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....