Penataan Budaya Pasola Diharapkan Dapat Meningkatkan Kemajuan Pariwisata

  • 10 Mar 2026 20:34 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Sumba - Tokoh masyarakat Wanokaka, Kepala Desa Bali Loku, Umbu Duang Maga Mau Padji, menyoroti kondisi pelaksanaan budaya Pasola dan Pajura di Kabupaten Sumba Barat yang dinilai mulai mengalami berbagai persoalan. Saat dikonfirmasi RRI di Sumba, ia mengungkapkan bahwa sejumlah pelaksanaan kegiatan adat tersebut belakangan kurang mengikuti tatanan budaya yang semestinya.

Menurutnya, Pasola dan Pajura merupakan tradisi yang sangat baik dan memiliki nilai budaya tinggi. Namun, ia menilai beberapa oknum yang tidak bertanggung jawab telah merusak pelaksanaan kegiatan tersebut. Salah satu persoalan yang terjadi adalah kebiasaan sebagian masyarakat yang mengonsumsi minuman keras sebelum mengikuti atraksi Pajura dan Pasola, sehingga memperburuk situasi selama acara berlangsung.

Selain itu, kondisi keamanan juga menjadi perhatian. Ia menyebutkan bahwa dalam beberapa kesempatan terjadi tindakan yang tidak terkendali seperti pelemparan batu oleh sejumlah pihak. Hal tersebut terjadi karena pengawasan dan pengamanan yang dinilai belum tertata dengan baik antara pihak desa, tokoh adat dan masyarakat setempat.

Umbu Duang Maga Mau Padji juga berharap adanya penataan fasilitas di lokasi Pajura dan Pasola. Ia mengusulkan pembangunan tribun berbentuk terasering di sisi timur dan barat lapangan agar penonton dapat menyaksikan atraksi budaya dengan nyaman. Menurutnya, jika fasilitas tersebut dibangun dengan baik maka dapat menjadi aset daerah yang berpotensi meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Sumba Barat.

Ia menambahkan bahwa Pajura memiliki atraksi unik berupa tinju adat menggunakan alang-alang yang dimainkan oleh dua kelompok. Jika kegiatan tersebut dilaksanakan secara tertib dan terorganisir, maka selain melestarikan budaya juga dapat memberikan kontribusi ekonomi melalui retribusi dan kunjungan wisatawan.

Selain penataan lokasi, ia juga menyoroti pentingnya perbaikan infrastruktur menuju lapangan Pasola. Jalan dari wilayah Praibakul menuju lokasi acara disebut mengalami kerusakan cukup parah. Ia berharap pemerintah provinsi dapat memperbaiki jalan tersebut agar akses wisatawan lebih nyaman dan pengembangan pariwisata di Sumba Barat dapat berjalan lebih optimal. (Jl)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....