Polres Rote Ndao Evakuasi Paus Pilot Terjebak di Perairan Rote

  • 10 Mar 2026 15:34 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang- Aparat kepolisian Rote Ndao bergerak cepat melakukan upaya penyelamatan terhadap kawanan paus pilot yang terjebak di perairan dangkal Desa Fuanfuni, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin 9 Maret 2026. Dari sekitar 10 ekor paus pilot yang muncul di lokasi tersebut, enam ekor berhasil diselamatkan dan digiring kembali ke laut lepas, sementara empat ekor lainnya ditemukan mati.

Upaya penyelamatan ini melibatkan personel kepolisian bersama para nelayan setempat yang bahu-membahu menggiring kawanan mamalia laut tersebut menuju perairan yang lebih dalam agar tidak terjebak saat air laut surut. Peristiwa ini bermula ketika pada siang hari kawanan paus pilot dilaporkan terjebak di area perairan dangkal dan jaring nelayan di lokasi yang sama.

Informasi tersebut segera diteruskan kepada piket Polsek Rote Barat Daya. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Rote Barat Daya yang dipimpin Aiptu Edwin C. Seran langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan langkah penyelamatan. Dengan menggunakan perahu nelayan dan peralatan seadanya, aparat kepolisian bersama masyarakat berupaya menggiring kawanan paus menuju laut lepas.

Kapolsek Rote Barat Daya, Ipda Subur Gunawan menjelaskan bahwa, proses penyelamatan berlangsung cukup lama karena paus harus diarahkan secara perlahan agar tidak kembali ke perairan dangkal. “Dengan peralatan seadanya, personel Polsek Rote Barat Daya dibantu nelayan menggiring kawanan paus pilot ini ke perairan yang lebih dalam,” ujarnya, Selasa 10 Maret 2026.

Ia menambahkan bahwa upaya tersebut memerlukan kesabaran dan koordinasi yang baik antara aparat kepolisian dan masyarakat. “Hampir tiga jam proses penyelamatan dengan cara menggiring kawanan paus ini hingga mencapai titik aman di perairan yang lebih dalam,” katanya.

Kapolres Rote Ndao, AKBP Mardiono, mengapresiasi peran aktif masyarakat, khususnya para nelayan, yang turut membantu upaya penyelamatan satwa laut dilindungi tersebut.

“Kami berterima kasih kepada para nelayan yang telah membantu proses penyelamatan kawanan paus hari ini. Masyarakat juga memiliki kepedulian terhadap paus pilot yang merupakan satwa dilindungi sehingga berpartisipasi aktif dalam upaya penyelamatan,” ujarnya.(VFZ)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....