Cuaca Ekstrem Berpeluang Terjadi di NTT Selama Sepekan

  • 04 Mar 2026 06:01 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika melalui Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang menyampaikan prospek cuaca satu minggu ke depan untuk wilayah Nusa Tenggara Timur periode 3 hingga 9 Maret 2026. Wilayah NTT didominasi berawan hingga hujan ringan dengan potensi hujan sedang sampai sangat lebat disertai angin kencang.

“Berdasarkan Pantauan suhu muka laut di wilayah NTT berkisar antara 28 hingga 30 derajat Celsius dengan anomali antara minus 1,0 hingga plus 1,5 derajat Celsius. Suhu udara berkisar 17 hingga 31 derajat Celsius dengan kelembapan relatif tinggi antara 50 hingga 99 persen,” kata Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, Sti Nenot’ek pada Selasa, 3 Maret 2026.

Ia menambahkan dinamika atmosfer skala regional turut memengaruhi kondisi cuaca, antara lain menguatnya Monsun Asia, La Nina lemah, gelombang atmosfer Low, Madden-Julian Oscillation (MJO), Kelvin, serta aktifnya gelombang Equator Rossby.

“Selain itu, dua sistem tekanan rendah di utara Australia telah berkembang menjadi Bibit Siklon Tropis 93S dan 92P. Keduanya berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan konvektif yang memicu hujan sedang hingga sangat lebat serta peningkatan kecepatan angin di wilayah NTT,” lanjut Sti.

Bibit Siklon Tropis 90S juga terpantau di selatan Jawa Barat dan bergerak ke arah timur mendekati wilayah NTT. Sistem ini diprakirakan berada di selatan Pulau Sumba pada Kamis, 5 Maret 2026 dan berpotensi memperkuat cuaca ekstrem sebelum bergerak menjauhi wilayah NTT.

“Untuk periode 3 hingga 6 Maret 2026, Pulau Timor, Sumba, Flores, serta Alor dan Pantar umumnya berawan hingga hujan ringan dengan potensi hujan sedang sampai sangat lebat. Sedangkan Pulau Rote, Sabu, Adonara, Solor dan Lembata cenderung cerah berawan hingga berawan dengan potensi hujan ringan sampai sedang,” tegas Sti.

Memasuki 7 hingga 9 Maret 2026, sebagian besar wilayah NTT diprakirakan cerah berawan hingga berawan dengan potensi hujan ringan sampai sedang. BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi hujan lebat, angin kencang, dan dampak hidrometeorologi yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....