Bupati Yosef: Semua Pihak Bersinergi Bangun Kabupaten Kupang

  • 22 Feb 2026 14:02 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Bupati Kupang Yosef Lede menyebutkan bahwa Keberhasilan Pembangunan merupakan hasil kolaborasi semua pemangku kepentingan. oleh Karena itu, pihaknya memastikan bahwa Musrenbang kali ini menghasilkan Perencanaan yang berkualitas, implementatif, dan sesuai dengan kemampuan fiskal daerah. "Momentum ini menjadi refleksi kepemimpinan, meski bukan waktu yang panjang namun cukup untuk meletakkan fondasi dan memperkuat arah kebijakan dan konsolidasi arah Pemerintahan menuju Visi mewujudkan Kabupaten Kupang Emas," kata Bupati Kupang Yosef Lede saat memberikan sambutannya dalam pembukaan Musrenbangcam dan Peringatan 1 tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Kupang, di Sekolah Lapangan Nekamese, Jum'at, 20 Februari 2026.

Bupati Kupang mengatakan, Pemerintah Kabupaten Kupang mendapatkan apresiasi dan penghargaan yang membuktikan bahwa kerja pemerintah sudah berada pada jalur yang tepat. Sebagai Pemimpin Kabupaten Kupang, pihaknya menerima dukungan dan pembangunan dari Pemerintah Pusat yang meliputi; infrastruktur, Pendidikan, dan Kesehatan guna terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh masyarakat.

Yos menuturkan, langkah pembangunan daerah harus terus diperkuat walaupun saat ini diperhadapkan dengan tantangan keterbatasan fiskal, kondisi geografis hingga dinamika sosial masyarakat. Menurutnya, tantangan tersebut bisa membuat pemerintah semakin kuat dan dewasa serta lebih solid dalam melayani masyarakat.

"Kita percaya bahwa kasih setia Tuhan menyertai kita seperti halnya firman dalam Yesaya 40:31 “Tetapi orang-orang yang menanti-nantikan Tuhan mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah," Ungkap Bupati Yos.

Yos Lede mengemukakan Firman tersebut telah menjadikan semua manusia untuk kuat sehingga Kabupaten Kupang bisa berdiri kokoh dan bergerak maju. Tak lupa juga Ia mengucapkan terima kasih kepada Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Kupang yang telah memberikan dukungan baik saran, kritikan, masukan, dana dan tenaga.

Yos menjabarkan bahwa dalam Demokrasi, perbedaan adalah hal yang biasa dalam upaya memajukan dan mensejahterakan masyarakat. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada semua pihak baik itu Jajaran Pemkab Kupang, tokoh masyarakat, tokoh agama hingga semua pihak yang selama 1 tahun telah bergandengan tangan membangun Kabupaten Kupang.

Terkait dinamika yang biasa terjadi Bupati Yosef menyatakan bahwa itu merupakan hal yang biasa. Sebab perbedaan itu biasa dan selalu terjadi. Ia menguraikan bahwa Pemerintah harus diawasi, dan diberikan masukan sehingga menjadi evaluasi bagi jalannya roda pemerintahan.

Bupati Yos menambahkan kebijakan Nasional terhadap Efisiensi tidak boleh membuat pemerintah daerah putus asa meski pun hal tersebut menjadi beban yang harus diperjuangkan dan berdampak luar biasa. Ia menegaskan, tanggungan kekurangan ratusan miliar untuk belanja pegawai (PPPK) yang sekarang dibebankan kepada APBD membuat pihaknya harus berjuang, memikulnya dan bekerja bersama semua elemen terkait.

“Saya mau bertemu dan menyampaikan kepada Kementerian Keuangan. Kita tidak boleh pesimistis, dan apa yang menjadi beban, kita perjuangan secara baik agar bisa diatasi dan memberikan dampak bagi kesejahteraan masyarakat” tegas Bupati Yosef.

Yos Lede menerangkan bahwa saat ini kerja proyek maupun pembayaran gaji PPPK juga masih mengalami kekurangan pada APBD tahun 2026 . Melihat hal tersebut pihaknya akan berkoordinasi dengan berbagai Kementerian Pusat untuk bisa mendapatkan solusi.

Menurut orang nomor Pemkab terus Ia akan terus berjuang sampai perjuangan tersebut bisa memberikan hasil yang berdampak. Pada kesempatan tersebut Bupati Kupang menyampaikan keberhasilan yang dicapai diantaranya: Kabupaten Kupang menjadi satu-satunya daerah di NTT yang mendapatkan anggaran Pembangunan Sekolah Rakyat sebesar Rp238 Miliar.

Yos mengatakan, kemungkinan tahun 2026 Pemkab Kupang juga akan Kembali mendapatkan dukungan pembangunan sekolah terintegrasi. Sebab Ia sudah kita mengusulkan jalan, jembatan mulai dari Pariti sampai Amfoang untuk mendapat Inpres dan Banpres.

Tak hanya itu saja, Kabupaten Kupang juga mendapatkan dukungan bantuan SPPG 3T sebanyak 70-an, sehingga diharapkan bisa membangkitkan ekonomi dan kehidupan masyarakat yang lebih baik khususnya di pedesaaan.

Sementara untuk Oelamasi yang merupakan pusat Kabupaten Kupang akan dibentuk menjadi ibu kota yang tertata dan sejahtera. Untuk memenuhi hal tersebut Pemkab Kupang juga sedang mengusulkannya, sehingga bisa mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat. Mengingat, saat ini kabupaten Kupang belum memiliki area yang tertata.

Bupati Kupang menuturkan, meskipun kondisi fiskal lemah, usulan-usulan tersebut tetap diusulkan sehingga pihaknya terus berupaya untuk mendapatkan anggaran, baik melalui APBD 2, APBD 1 dan hingga ke Tingkat Pusat bahkan kepada Presiden RI. Sebab pihaknya ingin melakukan pembangunan sesuai kebutuhan prioritas di Kabupaten Kupang.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Kupang Daniel Taimenas menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan 1 tahun Bupati dan Wakil Bupati Kupang. Menurutnya, kedua pemimpin daerah tersebut, telah bekerja luar biasa dalam membangun dan mensejahterakan masyarakat Kabupaten Kupang.

“Kepada semua pihak Kami sampaikan bahwa DPRD dan Bupati Kupang dan Wakil Bupati Kupang baik-baik saja. Sekali lagi saya sampaikan kami baik-baik saja dan kalau kita berkelahi hanya untuk rakyat.

Semoga kita semua diberikan hikmat dan anugrah dari Tuhan dalam menjalankan tugas kita masing-masing guna mewujudkan Kabupaten Kupang Emas,” kata Daniel Taimenas.

Daniel menyampaikan bahwa DPRD Kabupaten Kupang tetap kompak berjalan bersama pemerintah dalam membangun Kabupaten Kupang. Ia mengungkapkan, dinamika dan perbedaan itu bisa ada namun akan menjadi kekuatan bersama dalam membangun dan mensejahterakan masyarakat.

Ia menambahkan, RKPD 2027 disusun dan dilaksanakan untuk kepentingan masyarakat, menyelesaikan permasalahan dan isu-isu strategis pembangunan. Pokok-pokok pikiran DPRD sementara diinput oleh masing-masing anggota DPRD.

“Pak Bupati dan ibu wakil Bupati dan teman-teman DPRD, dengan kerendahan hati kami sampaikan pokir menjadi prioritas dan itu sudah janji di masyarakat. Pak Bupati dan ibu Wabup juga sudah janji dimasyarakat, kita harapkan dapat terwujud walaupun kami tahu anggaran terbatas memang membuat kita mengalami kesulitan keterbatasan,”ujarnya.

Sebagai informasi bahwa Musrenbang RKPD Tingkat Kecamatan akan berlanjut ke Tingkat Kabupaten. Seluruh tahapan penyusunan RKPD dari Permendagri Nomor 86 tahun 2017, tentang tata cara perencanaan Pengendalian dan evaluasi Pembangunan daerah serta Permendagri Nomor 70 tahun 2019 tentang System Informasi Pemerintah Daerah.

Fiskal dan pengurangan transfer daerah secara nasional maka Lembaga DPRD mendukung dan mengajukan 1 usulan per desa/kelurahan sesuai prioritas dan diseleksi sesuai keuangan daerah sampai penetapan APBD 2027. Usulan tersebut berpedoman pada RPJMD Kabupaten Kupang tahun 2025-2029 yang didalamnya terdapat visi dan misi Pemerintah Kabupaten Kupang yang sudah ditetapkan Bersama DPRD menjadi Peraturan Daerah.

Turut hadir Wabup Aurum O Titu Eki, Wakil Ketua DPRD Tome Da Costa dan Sofia Malelak De Haan dan para Anggota DPRD Kab. Kupang, Sekda Teldi Sanam, Para Asissten, Staf Ahli, Pimpinam OPD, Para Camat, Lurah/Kades, Kapus dan Kepala Sekolah Se-kabupaten Kupang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....