Perempuan, Nilai Diri, dan Tuntutan Budaya

  • 06 Feb 2026 12:12 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Menjadi perempuan kerap berarti menjalani hidup dengan berbagai tuntutan yang tidak selalu diucapkan, tetapi terasa nyata dalam keseharian. Mulai dari cara bersikap, memilih peran, hingga bagaimana memandang diri sendiri, budaya sering kali hadir sebagai penentu nilai tentang apa yang dianggap pantas, benar, dan dapat diterima oleh masyarakat.

Di tengah tekanan untuk selalu kuat, sabar, dan menyesuaikan diri, nilai diri perempuan perlahan diuji. Tidak sedikit perempuan yang tumbuh dengan keyakinan bahwa keberhargaan dirinya ditentukan oleh seberapa baik mereka memenuhi ekspektasi sosial, bukan oleh suara hati dan kebutuhan personal. 

Kondisi ini kerap berdampak pada kesehatan mental yang terabaikan. Hal tersebut disampaikan Irene Grace Madah dalam obrolan Akamsi bersama Pro 4 RRI Kupang, Kamis (5/2/2026). Senior Project Officer Yayasan Jaringan Peduli Masyarakat (JPM) ini menilai kesejahteraan mental perempuan di lingkungan patriarki masih menjadi tantangan serius dan sering luput dari perhatian. 

Menurutnya, budaya patriarki membentuk cara perempuan memandang dirinya sendiri sejak usia dini melalui tuntutan untuk patuh, kuat, dan mengutamakan kepentingan orang lain. Irene menjelaskan, tekanan tersebut berdampak langsung pada nilai diri perempuan. 

Banyak perempuan memendam kelelahan emosional, merasa bersalah ketika menetapkan batasan, serta ragu memprioritaskan kesehatan mentalnya karena takut dianggap tidak memenuhi peran yang diharapkan. Ia menegaskan, upaya meningkatkan kesejahteraan mental perempuan tidak cukup dilakukan melalui pendekatan individu semata. 

Dibutuhkan perubahan cara pandang budaya yang lebih adil dan inklusif. Pemulihan nilai diri perempuan, kata Irene, menjadi kunci agar perempuan dapat mengenali haknya untuk didengar, dihargai, dan hidup sebagai pribadi yang utuh, baik di ruang domestik maupun ruang publik. (TT)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....