Wabup Sumba Barat Pimpin Rapat Persiapan Pasola Lamboya

  • 06 Feb 2026 06:04 WIB
  •  Kupang

RRI.co.id,Sumba - Wakil Bupati Sumba Barat, Thimo Ragga, memimpin rapat persiapan dan pemantapan pelaksanaan tradisi adat Pasola Lamboya pada Kamis, 5 Februari 2026. Rapat tersebut dihadiri pimpinan DPRD, perwakilan Forkopimda, jajaran pemerintah kecamatan, serta tokoh masyarakat guna memastikan kesiapan kegiatan, menjaga sakralitas budaya, dan menjamin keamanan masyarakat maupun wisatawan.

Dalam arahannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa Pasola bukan sekadar atraksi wisata, melainkan ritual adat yang memiliki nilai spiritual tinggi. Ia menjelaskan bahwa inti ritual terletak pada Tanah Paddu Tanah Nyale, sementara Pasola merupakan rangkaian pelengkap yang tidak dapat dipisahkan dari nilai adat. Menurutnya, pelestarian makna asli Pasola penting agar generasi muda tidak kehilangan jati diri budaya leluhur.

Wakil Bupati juga mengingatkan bahwa setiap pelanggaran terhadap tatanan adat akan dikenakan sanksi adat yang tegas. Oleh karena itu, seluruh pihak diminta menaati aturan yang telah disepakati bersama demi menjaga kehormatan tradisi yang telah diwariskan selama ratusan tahun di tanah Sumba.

Untuk memastikan pelaksanaan berjalan kondusif, pemerintah menetapkan sejumlah poin krusial, antara lain larangan konsumsi minuman keras di wilayah Lamboya, Lamboya Barat, dan Wanukaka. Selain itu, dilakukan sterilisasi area dengan melarang penonton mendekati podium utama, serta pengamanan berlapis yang melibatkan kepala desa, pemuka adat Rato, dan aparat kepolisian.

Wakil Ketua DPRD bersama Anggota DPRD Daerah Pemilihan Lamboya turut menyerukan agar masyarakat setempat berperan aktif sebagai tuan rumah yang baik. Mereka menekankan pentingnya sikap tertib, rasa memiliki terhadap budaya, serta upaya mencegah konflik internal demi kelancaran dan kehormatan pelaksanaan Pasola.

Pemerintah juga menegaskan penerapan penegakan hukum ganda, yakni sanksi adat oleh Rato dan proses pidana oleh kepolisian bagi pihak yang menimbulkan kericuhan. Dengan sinergi antara pemerintah, lembaga adat, dan aparat keamanan, Pasola Lamboya diharapkan dapat berlangsung aman, damai, serta memancarkan jati diri budaya Sumba yang luhur. (Jl)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....