Bupati Sumba Tengah Tanam Kopi Robusta Daha Elu

  • 04 Feb 2026 18:21 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Sumba : Bupati Sumba Tengah, Paulus S. K. Limu, melakukan kunjungan kerja ke Desa Daha Elu, Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat, Senin (26/1/2026) siang. Kunjungan tersebut dirangkaikan dengan kegiatan penanaman anakan kopi robusta bersama Kelompok Tani Harapan Bersama sebagai bagian dari pengembangan sektor perkebunan di daerah tersebut.

Kegiatan penanaman anakan kopi robusta ini turut dihadiri Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, para pimpinan perangkat daerah, Camat Umbu Ratu Nggay Barat, Kepala Desa Daha Elu, Kelompok Tani Harapan Bersama, serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).

Ketua Kelompok Tani Harapan Bersama, Doka Tara Hawu, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Sumba Tengah beserta jajaran yang hadir langsung meninjau kebun kopi milik kelompok tani. Ia menjelaskan bahwa lahan yang akan ditanami anakan kopi robusta seluas 4 hektare dengan jarak tanam sekitar 2,5 meter antar anakan.

Doka juga mengungkapkan bahwa hingga tahun 2025, jumlah pohon kopi yang telah berbuah mencapai 2.800 pohon. Kebun kopi tersebut mulai diolah sejak tahun 2011 dengan penanaman awal sebanyak 350 pohon di lahan seluas 20 are, dan terus berkembang hingga mencapai 4 hektare. Namun demikian, kelompok tani masih menghadapi kendala berupa serangan semut hitam yang mengganggu pertumbuhan tanaman, sementara upaya pengendalian hama masih dilakukan secara mandiri.

Selain itu, Doka berharap adanya dukungan pemerintah berupa mesin pemipil kulit kopi. Selama ini, proses pemipilan kopi masih dilakukan secara manual menggunakan batu, sehingga dinilai kurang efektif dan membutuhkan waktu serta tenaga yang lebih besar.

Dalam arahannya, Bupati Paulus S. K. Limu mengapresiasi kerja keras Kelompok Tani Harapan Bersama dan menginisiasi agar kebun kopi tersebut dijadikan percontohan Sekolah Lapangan Kopi Robusta di Kabupaten Sumba Tengah. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan fokus pada pengembangan perkebunan kopi robusta sebagai tanaman investasi yang menjanjikan, dengan target penanaman 50 ribu anakan kopi robusta dapat diselesaikan pada Februari mendatang. (Jl)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....