PLN Percepat Elektrifikasi Sumba Timur, Target Delapan Desa Terlayani

  • 13 Jun 2026 09:17 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Sumba - PLN terus mempercepat pembangunan infrastruktur kelistrikan di Kabupaten Sumba Timur guna meningkatkan akses listrik bagi masyarakat. Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), rasio desa berlistrik di Sumba Timur telah mencapai 100 persen, baik yang dilayani PLN maupun sumber listrik non-PLN

Manager UP2K PLN, A. Imam Krismanto di Waingapu, Jumat, 12 Juni 2026. menjelaskan bahwa rasio desa berlistrik PLN saat ini mencapai 78,21 persen. Dari total 156 desa di Kabupaten Sumba Timur, sebanyak 122 desa telah menikmati layanan listrik PLN, sementara 34 desa lainnya masih menggunakan sumber listrik non-PLN.

Sementara itu, rasio elektrifikasi total di Sumba Timur telah mencapai 99 persen berdasarkan data akhir 2025. Adapun rasio elektrifikasi yang dilayani PLN tercatat sebesar 77,72 persen. Angka tersebut menunjukkan masih adanya ruang untuk memperluas layanan listrik kepada masyarakat di berbagai wilayah.

Pada tahun 2026, PLN tengah melaksanakan pembangunan jaringan listrik di lima desa, yakni Ngaru Kanoru, Pulu Panjang, Tarimbang, Laitakut, dan Praibakul. Selain itu, pada semester kedua tahun ini PLN juga menargetkan pembangunan jaringan di Desa Praiwitu, Desa Tama, dan Desa Maubokul.

Menurut Imam, tantangan utama pembangunan kelistrikan di Sumba Timur adalah luas wilayah yang terbesar di Nusa Tenggara Timur, sehingga membutuhkan jaringan yang panjang untuk menjangkau desa-desa. Selain itu, proses perizinan di kawasan hutan serta kondisi geografis sejumlah desa yang masih terisolasi turut menjadi kendala dalam percepatan elektrifikasi.

Untuk menjawab tantangan tersebut, PLN merencanakan pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di sekitar 20 desa terpencil. PLN juga berharap dukungan pemerintah daerah, aparatur desa, dan masyarakat dalam memperbaiki akses jalan, menyediakan tenaga kerja lokal, serta mendorong warga segera menjadi pelanggan PLN setelah jaringan listrik mulai beroperasi. Dukungan tersebut diyakini akan mempercepat pemerataan listrik sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat Sumba Timur. (YB)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....