Bupati Kupang Hadiri Panen Cabai di SMAN 1

  • 28 Jan 2026 21:53 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Kupang -Bupati Kupang, Yosef Lede, menghadiri kegiatan Panen Raya cabai sebagai potensi lokal hasil budidaya pertanian di SMA Negeri 1 Kupang Timur, Jumat (23/01/2026) pagi. Kegiatan ini merupakan implementasi pembelajaran berbasis proyek yang melibatkan langsung para siswa dalam pengelolaan lahan pertanian sekolah.

Panen raya tersebut juga dihadiri Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, bersama sejumlah pejabat provinsi dan kabupaten. Dalam sambutannya, Gubernur NTT menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan program pemberdayaan ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal.

Ini sesuai dengan program Melki–Jhoni untuk mendorong pemberdayaan ekonomi kerakyatan berbasis potensi yang kita miliki masing-masing. SMA-SMA di Kabupaten Kupang terbukti bisa menjadi pusat produksi pertanian yang kita dorong bersama,” ujar Gubernur NTT.

Pengelolaan tanaman cabai di SMAN 1 Kupang Timur didukung anggaran sebesar Rp35 juta. Dari dana tersebut, sekolah berhasil menanam sebanyak 3.600 pohon cabai pada 36 bedeng di lahan seluas kurang lebih 2.000 meter persegi.

Padahal, total luas lahan sekolah mencapai 1,5 hektare yang hingga kini belum dimanfaatkan secara optimal. Dari hasil budidaya tersebut, estimasi pendapatan mencapai Rp150 juta. Panen dilakukan setiap minggu dengan harga jual sekitar Rp55 ribu per kilogram. Capaian ini mendapat apresiasi langsung dari Gubernur NTT.

Tepuk tangan dulu untuk ibu Kepala Sekolah. Dengan anggaran 35 juta bisa menghasilkan 150 juta, jangan sampai sebaliknya,” ucapnya.

Menurut Gubernur, kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran nyata bagi siswa bahwa lahan yang dikelola dengan baik dapat memberikan manfaat ekonomi yang signifikan. Ia juga mendorong agar sekolah-sekolah model seperti SMAN 1 Kupang Timur mendapat dukungan pemerintah pusat dan provinsi serta menjadi inspirasi bagi sekolah lain.

Sementara itu, Bupati Kupang Yosef Lede menegaskan bahwa panen raya ini merupakan bukti kontribusi dunia pendidikan dalam mendukung ketahanan pangan nasional. “Momen hari ini menunjukkan bahwa kehadiran sekolah dan anak-anak didik juga memberi kontribusi nyata dalam mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto,” ujar Bupati.

Untuk mengoptimalkan lahan sekolah yang masih kosong, Bupati Kupang menginstruksikan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kupang agar memberikan dukungan penuh. “Ibu Kadis, saya perintahkan besok datang garap yang sisa. Jangan hanya itu saja. Besok pinjam alat berat, kita bantu semua lahan yang masih bisa dimaksimalkan dan kita tanam semua,” katanya.

Selain itu, Bupati Kupang juga menetapkan kebijakan penanaman pohon dan tanaman produktif yang dapat mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kebijakan ini bertujuan menumbuhkan kecintaan terhadap lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan pangan.

Di akhir sambutannya, Bupati Kupang menyampaikan apresiasi kepada Kepala Sekolah SMAN 1 Kupang Timur, Selfina Sunbanu, beserta seluruh guru dan siswa. “Ini harus menjadi motivasi bagi sekolah-sekolah lain untuk mencintai lingkungan dan menanam tanaman produktif,” tuturnya.

Kegiatan panen raya ini turut dihadiri Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi NTT Winston Rondo, Kepala BRMP NTT, Danramil 1604-02, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi NTT Ambrosius Kodo, Koordinator dan Pengawas SMA Kabupaten Kupang, Camat Kupang Timur, para lurah, kepala sekolah, guru, serta siswa SMA Negeri 1 Kupang Timur. (DW)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....