Dua Korban Bencana Longsor di Matim Berhasil Ditemukan
- 27 Jan 2026 15:08 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Tim SAR Gabungan menemukan korban terakhir atas nama Yustina Mira (P) yang berusia 19 tahun dalam kondisi meninggal dunia. Yustina merupakan korban longsor yang terjadi sejak 22 Januari 2026 lalu di Kampung Pau, Desa Goreng Meni, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur.
Kepala Kantor SAR Maumere selaku SMC (SAR Mission Coordinator) Fathur Rahman kepada Wartawan Selasa, (27/1/2026) menyampaikan bahwa hari ini telah memasuki hari kelima dalam pencarian korban. Upaya percarian tersebut akhirnya membuahkan hasil yang baik. Ia menjelaskan bahwa Tim SAR Gabungan telah melaksanakan pencarian sudah sejak Pukul 06.00 WITA.
Ketika Tim SAR Gabungan berjibaku dalam pencarian korban, Tim berhasil menemukan korban pada pukul 10.30 WITA di koordinat 8°27’11.334”S – 120°32’58.716”E yang berjarak 50 meter dari rumah korban. Pada saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi kondisi meninggal dunia dan tertimbun tanah longsor sedalam 1-2 meter.
Pasca penemuan tersebut, Tim SAR Gabungan mengevakuasi korban menuju puskesmas terdekat untuk dilaksanakan identifikasi lebih lanjut oleh tim inafis Polres Manggarai Timur.
Sebagai informasi bahwa dalam peristiwa bencana longsor yang terjadi di Kampung Pau, Desa Goreng Meni, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur Nusa Tenggara Timur, Sejak (22/1/2026) lalu telah mengakibatkan dua orang hilang tertimbun tanah longsor.
Tim SAR Gabungan telah melakukan upaya pencairan selama lima hari. Korban pertama bernama Lusia Resem (P) 54 tahun ditemukan pada pada hari keempat Senin, (26/1/2026) dalam kondisi meninggal dunia. Sementara korban kedua, bernama Yustina Mira (P) berusia 19 tahun ditemukan pada hari kelima Selasa (27/1/2026) dalam kondisi meninggal dunia.
Penemuan kedua korban ini telah dievakuasi ke tempat yang lebih amam. Tim SAR Gabungan secara resmi menutup operasi SAR tanah longsor di Kampung Pau, Desa Goreng Meni, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur. Seluruh Tim SAR Gabungan kembali ke satuan masing-masing. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepala seluruh unsur SAR atas dedikasi dan jiwa kemanusiaan selama operasi tersebut.(AL)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....