RRI Kupang dan PLN Ajak Warga Waspada Listrik
- 27 Jan 2026 13:38 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Radio Republik Indonesia (RRI) Kupang melalui Programa 1 FM 94,4 MHz bekerja sama dengan PT PLN (Persero) menggelar dialog interaktif bertajuk “Mari Jaga Keselamatan Ketenagalistrikan”. Kegiatan ini dikemas dalam program Dialog Kupang Siang dan disiarkan pada, Selasa (27/1/2026), pukul 11.00–12.00 WITA.
Dialog tersebut menghadirkan narasumber dari PLN, yakni Ridwan Saidi, Team Leader K3L dan KAM PLN ULP Kupang, serta Dominggus Banobe, Officer K3L dan KAM PLN UIW NTT. Keduanya memaparkan pentingnya penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bahaya listrik dalam kehidupan sehari-hari.
Acara dipandu oleh presenter RRI Kupang, Erika Gultom. Dalam dialog tersebut dijelaskan kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan PLN dalam menyukseskan Bulan K3 Nasional yang berlangsung pada 12 Januari hingga 12 Februari 2026.
Selama periode tersebut, PLN melaksanakan berbagai kegiatan internal untuk memperkuat budaya K3 di lingkungan kerja, seperti sosialisasi keselamatan, lomba K3, hingga kegiatan sosial. Selain itu, PLN juga gencar melakukan edukasi kepada masyarakat melalui berbagai media, termasuk radio, untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya listrik Ridwan Saidi menekankan bahwa listrik memberikan manfaat besar, namun juga menyimpan risiko serius jika tidak digunakan dengan aman.
| Baca juga: Angin Kencang Picu Tiga Rumah Terbakar |
Ia mengingatkan masyarakat agar mengawasi anak-anak saat bermain, khususnya di sekitar jaringan listrik, tidak bermain layang-layang di dekat jaringan tegangan menengah. Masyarakat diharapkan segera berkoordinasi dengan PLN jika melakukan pembangunan atau pemasangan papan reklame di dekat jaringan listrik.
Sementara itu, Dominggus Banobe menyoroti pentingnya instalasi listrik yang sesuai standar, penggunaan kabel sesuai spesifikasi, serta kewaspadaan terhadap pohon di sekitar jaringan listrik. Menurutnya, pohon menjadi salah satu faktor utama penyebab gangguan dan padamnya listrik di wilayah Nusa Tenggara Timur, sehingga kerja sama masyarakat sangat dibutuhkan untuk mengizinkan pemangkasan demi keselamatan bersama .
Melalui dialog ini, RRI Kupang dan PLN berharap masyarakat semakin memahami potensi bahaya listrik serta berperan aktif dalam menjaga keselamatan ketenagalistrikan. Edukasi berkelanjutan diharapkan dapat menekan risiko kecelakaan dan menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi seluruh warga. (TP)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....