CIS Timor Mendorong Partisipasi Perempuan di Sektor Energi
- 24 Jan 2026 09:41 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID - Kupang, Project Manager WE for JET, CIS Timor, Lusia Caningsih Bunga menilai partisipasi perempuan pada sektor energi perlu ditingkatkan. Penyusunan kebijakan yang berpihak pada kelompok rentan perlu dilakukan sehingga manfaat pembangunan energi dapat dirasakan secara adil dan merata.
"Masih banyak lembaga dan orang yang belum memahami transisi energi berkeadilan. Bahkan beberapa instansi pemerintahan mengakui dalam perumusan kebijakan di Rencana Umum Energi Daerah, belum gender equality disabilitas sosial inklusi," kata Project Manager WE for JET, CIS Timor, Ningsih Bunga kepada RRI Kupang, Sabtu, 24 Januari 2026.
Ningsih Bunga mengatakan perempuan bukan hanya menjadi konsumen tetapi pengelola utama kebutuhan energi rumah tangga khusunya di desa-desa. Namun, masih kuatnya stereotipe gender di tengah masyarakat membuat sektor energi kerap dipandang hanya sebagai tanggung jawab laki-laki.
"Bicara energi tidak terlepas dari urusan domestik dan sangat dekat dengan perempuan. Sayangnya energi itu sangat maskulin, semacam ada stigma sosial, bahwa urusan energi adalah urusan laki-laki, padahal output akhirnya dimanfaatkan perempuan dan kelompok rentan," ujar Ningsih Bunga.
Menurut Lusia Caningsi Bunga, minimnya partisipasi dalam pengambilan keputusan di sektor energi seringkali menjadi penyebab kekerasan terhadap perempuan. Dikatakan, saat ini CIS Timor melalui program-programnya terus berupaya melakukan peningkatan kapasitas perempuan dan kelompok rentan di desa.
"Kami punya program laki-laki baru untuk mendukung kerja-kerja domestik, sehingga waktu perempuan bisa digunakan untuk terlibat dalam musrembang untuk menyampaikan apa yang sebenarnya mereka butuhkan. Supaya laki-laki maupun perempuan punya pemikiran terbuka terhadap perubahan iklim dan tidak berujung pada kekerasan," kata Ningsi Bunga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....