Gerakan Ending Polusi Plastik Pemerintah Kabupaten Sumba Barat

  • 13 Jun 2025 07:59 WIB
  •  Kupang

KBRN, Sumba: Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025 yang mengusung tema global “Ending Polusi Plastik”, Pemerintah Kabupaten Sumba Barat menggelar Apel Bersama dan Aksi Bersih Sampah Plastik secara serentak di enam titik lokasi berbeda pada, Kamis (5/6/2025). Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian dan tanggung jawab bersama terhadap pelestarian lingkungan hidup di wilayah Sumba Barat.

Apel Bersama dipimpin langsung oleh sejumlah pejabat tinggi daerah. Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, SH, memimpin apel di Bendungan Kereloko, Kecamatan Kota Waikabubak.

Sementara itu, Wakil Bupati Sumba Barat, Thimotius Tede Ragga, S.Sos, memimpin di Pantai Kerewe, Kecamatan Lamboya. Sekretaris Daerah, Yeremia Ndapa Doda, S.Sos, memimpin di Pasar Lokory, Kecamatan Tanarighu.

Kegiatan serupa juga dilaksanakan di Pantai Dasang, Kecamatan Laboya Barat, yang dipimpin oleh Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Yakobus Jefrison Dapamerang, SP.MM. Selanjutnya, di Pantai Pahiwi, Kecamatan Wanukaka, dipimpin oleh Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan, Charles H. Weru, S.Sos. Terakhir, di Pantai Rua, Kecamatan Wanukaka, apel dipimpin oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Persandian dan Statistik, Dedy Saba Ora, SE.MSi.

Seruan Nasional "Hentikan Polusi Plastik"

Dalam kesempatan tersebut, disampaikan sambutan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofi, yang menegaskan bahwa tema tahun ini, “Hentikan Polusi Plastik”, bukan sekadar slogan. Ia menekankan ini adalah panggilan tanggung jawab untuk menjawab tantangan utama planet: perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, dan polusi.

“Tanpa upaya luar biasa, pada tahun 2028 seluruh TPA di Indonesia diproyeksikan akan penuh dan tak lagi mampu menampung sampah,” ujar Menteri. Ia juga mengingatkan dampak serius polusi plastik terhadap ekosistem laut, sumber penghidupan nelayan, biaya pengelolaan, hingga kesehatan manusia akibat mikroplastik.

Pemerintah Indonesia menargetkan 100 persen pengelolaan sampah pada tahun 2029 melalui dua pendekatan, hulu dan hilir. Hanif menyerukan kepada seluruh kepala daerah untuk segera membuat peraturan daerah pelarangan plastik sekali pakai, membangun bank sampah dan fasilitas daur ulang lokal, serta menerapkan visi zero waste to landfill.

Dunia usaha juga didorong untuk memproduksi dan mengonsumsi secara bertanggung jawab, serta mendesain produk yang mudah didaur ulang. Kepada generasi muda, Hanif mengajak untuk menjadi pelopor gaya hidup minim plastik dan aktif mengedukasi lingkungan melalui media sosial.

Komitmen Sumba Barat Mewujudkan Daerah BERSERI

Bupati Sumba Barat, dalam sambutannya yang juga disampaikan oleh para Pembina Apel di enam titik kegiatan, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mewujudkan Kabupaten Sumba Barat yang BERSERI (Bersih, Sehat, Rapi, dan Indah) sebagai program prioritas pembangunan.

“Program Kota dan Desa Berseri merupakan jawaban untuk memulihkan wajah Kota Waikabubak dan Kabupaten Sumba Barat dari predikat kota kecil terkotor. Kini, berkat kolaborasi dan sinergi seluruh elemen masyarakat, kota Waikabubak perlahan menjadi kota yang Bersih, Sehat, Rapi, dan Indah,” ujar Bupati.

Pemerintah Sumba Barat terus melakukan pembenahan pengelolaan sampah, antara lain penataan pasar, kerja bakti massal dua kali setiap bulan, pembersihan jalan desa dan kampung, serta pemusatan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di beberapa lokasi strategis.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Dandim 1613 dan anggota TNI, Polres Sumba Barat, Kejaksaan Negeri, Anggota DPRD, Bank BNI, Camat dan Para Kepala Desa, Pengawas dan Kepala Sekolah di wilayah kerja masing-masing. Setelah apel bersama, seluruh peserta melanjutkan dengan membersihkan sampah plastik di lokasi apel dan sekitarnya.

Aksi bersih sampah plastik ini diharapkan menjadi momentum bersama untuk memperkuat komitmen dan kolaborasi seluruh masyarakat Sumba Barat dalam menjaga kelestarian lingkungan, demi masa depan yang lebih bersih dan sehat bagi generasi mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....