Obrolan Harmoni Ramadan: Ramadan Bulan Ampunan

  • 16 Mar 2026 20:42 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Rote Ndao - Umat Islam diajak memanfaatkan bulan Ramadan sebagai momentum memperbanyak amal saleh dan meraih ampunan Allah Subhanahu wa taala. Hal itu disampaikan dalam program Obrolan Harmoni Ramadan di Pro 1 RRI Rote Selasa, 3 Maret 2026 lalu.

Penceramah Agama Islam Rote Ndao, H. Jafrudin Abu Akhdan, S.Pd. pada kesempatan tersebut mengatakan Ramadan merupakan bulan yang penuh keberkahan karena di dalamnya terbuka peluang besar untuk memperoleh pahala dan pengampunan. Menurutnya, bulan suci ini harus dijalani dengan kesiapan iman dan niat yang benar.

Ia menjelaskan puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi menjadi jalan untuk membentuk ketakwaan. Hal itu sebagaimana firman Allah dalam Surah Al-Baqarah ayat 183 tentang kewajiban puasa bagi orang beriman.

“Barang siapa berpuasa dengan penuh keimanan dan mengharap ridha Allah, maka dosa-dosanya yang lalu akan diampuni,” ujarnya. Ia menegaskan hadis tersebut menjadi motivasi agar umat Islam menjalankan puasa dengan sungguh-sungguh.

Menurutnya, Ramadan juga dikenal sebagai bulan Al-Qur'an karena pada bulan itu wahyu pertama diturunkan. Karena itu umat Islam dianjurkan memperbanyak membaca Al-Qur'an dan meningkatkan kualitas ibadah harian.

Ia mengatakan banyak orang berpuasa tetapi hanya memperoleh lapar dan haus karena tidak disertai niat ikhlas serta amal yang benar. Kondisi itu menurutnya perlu dihindari dengan memperbaiki niat sejak awal Ramadan.

“Niat ikhlas lillahi taala menjadi dasar diterimanya amal ibadah seseorang,” katanya. Ia menambahkan amal kecil yang dilakukan terus-menerus lebih bernilai dibanding amal besar yang tidak konsisten.

Jafrudin juga mengajak umat Islam memanfaatkan sisa Ramadan dengan memperbanyak sedekah, salat malam, dan membaca Al-Qur'an. Menurutnya, kebiasaan baik selama Ramadan perlu dipertahankan setelah bulan suci berakhir.

Ia menekankan bahwa ketakwaan adalah tujuan utama puasa yang akan menjadi bekal terbaik dalam kehidupan. Karena itu setiap Muslim diminta menjadikan Ramadan sebagai momentum memperbaiki diri secara menyeluruh.

“Yang paling mulia di sisi Allah adalah yang paling bertakwa,” ucapnya. Ia berharap umat Islam keluar dari Ramadan dengan iman yang lebih kuat dan amal yang lebih baik. (NLL)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....