Rakerda KONI NTT 2026, Momentum Evaluasi dan Strategi Hadapi PON XXII

  • 22 Jun 2026 14:10 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Kupang – Ketua Umum KONI Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menegaskan bahwa Rapat Kerja Daerah (Rakerda) KONI NTT Tahun 2026 menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi menyeluruh sekaligus menyusun strategi pengembangan olahraga prestasi di daerah tersebut. Ia menegaskan hal ini, dalam rapat perdana Pengurus KONI NTT di Aula Koni Nusa Tenggara Timur, Jumat 19 Juni 2026.

Menurut Melki Laka Lena, Rakerda tidak hanya menjadi forum penyusunan program kerja, tetapi juga ruang refleksi terhadap perjalanan KONI NTT pada periode sebelumnya. Rapat ini juga dinilainya sebagai bahan pembelajaran dalam menghadapi berbagai agenda olahraga ke depan, termasuk persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON).

"Kita ingin berada dalam ruang refleksi. Akan ada catatan terkait perjalanan KONI NTT selama ini yang dapat menjadi bahan evaluasi untuk mempersiapkan berbagai agenda olahraga di masa mendatang," kata Melki saat memberikan pengantar menjelang pelaksanaan Rakerda KONI NTT.

Ia menjelaskan, salah satu fokus utama Rakerda adalah merumuskan program kerja strategis KONI NTT periode kepengurusan saat ini. Selain itu, peserta diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi konkret terkait berbagai kebijakan dan program yang dapat memperkuat pembinaan olahraga di NTT.

Rakerda juga akan memberikan ruang bagi seluruh anggota KONI dan cabang olahraga untuk membahas serta menetapkan program-program prioritas yang akan dijalankan selama masa kepengurusan. Di bidang olahraga prestasi, Melki menilai paradigma pembinaan atlet saat ini telah mengalami perubahan.

Karena itu, KONI NTT akan memberikan perhatian khusus kepada atlet-atlet potensial yang mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. Ia mencontohkan capaian atlet disabilitas NTT yang berhasil mengharumkan nama Indonesia di ajang internasional.

Prestasi tersebut, menurutnya, menjadi bukti bahwa atlet-atlet daerah memiliki kemampuan bersaing di level dunia apabila mendapatkan dukungan yang memadai. "Kita ingin atlet-atlet yang memiliki potensi prestasi nasional dan internasional mendapatkan dukungan yang lebih baik agar mampu berkembang dan membawa nama NTT maupun Indonesia," ujarnya.

Selain pembinaan atlet, Rakerda juga akan membahas penguatan sinergi antara KONI dengan pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, pemerintah pusat, serta seluruh pemangku kepentingan olahraga. Melki menekankan pentingnya membangun ekosistem olahraga yang tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga mampu menggerakkan sektor ekonomi masyarakat.

Menurutnya, olahraga harus mulai dipandang sebagai industri yang memiliki nilai ekonomi besar. Ia mencontohkan berbagai event olahraga berskala nasional yang mampu menghasilkan perputaran uang hingga ratusan miliar rupiah dan memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat.

"Ke depan kita ingin olahraga di NTT tidak hanya bergantung pada APBD. Kalau bisa, olahraga juga mampu membiayai dirinya sendiri melalui pengembangan industri olahraga yang sehat dan berkelanjutan," ujar Gubernur Melki Laka Lena.

Melalui Rakerda tersebut, KONI NTT berharap lahir berbagai rekomendasi strategis yang dapat menjadi pedoman dalam pengembangan olahraga prestasi, penguatan organisasi, serta peningkatan kontribusi olahraga terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Hasil-hasil yang dirumuskan dalam Rakerda nantinya akan menjadi dasar pelaksanaan program kerja KONI NTT selama periode kepengurusan saat ini sekaligus sebagai langkah awal menuju prestasi olahraga NTT yang lebih baik di tingkat nasional maupun internasional. (rlskoni/at)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....