NTT Tuan Rumah PeSonas II 2026, Diikuti 1.200 Atlet Disabilitas Tunagrahita
- 18 Mar 2026 14:28 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ditunjuk dan ditetapkan sebagai tuan rumah penyelenggara Pekan Special Olympics Nasional (PeSonas) II yang berlangsung di Kota Kupang, pada 13-18 Oktober 2026. Multi even ini akan diikuti 1.200 atlet penyandang disabilitas tunagrahita atau ketunaan intelektual.
Penunjukan dan penetapan Provinsi Nusa Tenggara Timur sebagai tuan rumah penyelenggara Pekan Special Olympics Nasional (Pesonas) II disampaikan Ketua Panitia Reni Marlina Un, dalam keterangan pers di Kompleks Stadion Oepoi Kupang Selasa, 17 Maret 2026 petang. Reni Marlina Un yang didampingi Sekertaris Panitia, Karel Muskanan menyampaikan bahwa, multi even ini akan diikuti 1.200 atlet Disabilitas Tunagrahita, dan tersebar pada tujuh cabang olahraga yakni, atletik, renang, tenis meja, bulutangkis, sepakbola mini atau futsal, bocce, dan senam ritmik.
Ia menjelaskan, tujuh (7) cabang olahraga tersebut menjadi pilihan dari 17 cabor pada Special Olympics Indonesia atau SOIna, yang akan dipertandingan dan dilombakan pada multi even Olympiade World Summer Games di Santiago, Chili Tahun 2027. Terkait hal ini, panitia juga telah mempersiapkan berbagai hal jelang pelaksanaan PeSonas pada 13-18 Oktober 2026.
“Kita ditunjuk sebagai tuan rumah untuk melaksanakan Pekan Olahraga Special Olympics Nasional yang kedua, akan dilaksanakan pada bulan oktober bertempat di Kota Kupang, tanggal 13 sampai dengan 18 oktober. Kita sudah berkoordinasi dengan tim pusat, mereka juga sudah datang melihat venue di Kota Kupang ini,” kata Reni Marlina kepada awak media.
“Dan Kota Kupang ini tempatnya layak untuk mengadakan even besar ini. Kami selaku panitia lokal kami sudah mempersiapkan beberapa persiapan awal dan kemarin itu sudah dipilih mascot yang akan kita pakai dan kita umumkan secara terbuka,” ujarnya lebih lanjut.
Menurut Reni Marlina Un, target peserta adalah 25 Provinsi yang akan mengambil bagian atau ikut berpartisipasi, melibatkan 1.200 atlet penyandang disabilitas tunagrahita (atau ketunaan intelektual). Menurutnya, 1.200 atlet adalah anak-anak berkebutuhan khusus sehingga mereka akan didampingi berbagai pihak termasuk orang tuanya.
| Baca juga: Petinju Rote Ndao Raih Enam Medali |
“Mereka semua inikan anak-anak yang berkebutuhan khusus artinya mereka tidak datang sendiri, akan tetapi didampingi oleh Pelatih maupun oleh pendamping bahkan orang tua juga hadir untuk memberi support kepada mereka. Sehingga kami memastikan bahwa sebagai tuan rumah penyelenggara kita harus mempersiapkan dengan sebaik mungkin,” ujarnya.

Sekertaris Panitia penyelenggara Pekan Special Olympics Nasional (Pesonas) II Tahun 2026, Karel Muskanan menjelaskan, untuk suksesnya penyelenggaraan even ini Pemerintah NTT mendukung penuh dengan mengalokasikan anggaran senilai Rp2 Miliar. Anggaran Rp2 Miliar tersebut sudah termasuk biaya fasilitasi kontingen PeSonas NTT.
“Dari anggaran dua miliar rupiah ini sudah termasuk fasilitasi untuk kontingen pesonas Nusa Tenggara Timur, itu sekira dua ratus juta rupiah, atau 10 persen dari dua miliar rupiah yang dialokasikan oleh Pemerintah Provinsi NTT. Oleh karena itu, kami menyampaikan terimakasih kepada Bapak Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur NTT yang sangat mendukung kegiatan ini, dalam rangkaian sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, sukses administrasi, sukses ekonomi, dan pariwisata,” kata Karel kepada RRI.
Menurut Karel, total anggaran penyelenggaran kegiatan Pekan Special Olympics Nasional (Pesonas) II Tahun 2026 yang teralokasi saat ini sebesar Rp1,8 miliar. “Ini kami bersinergi dengan SOIna Pusat terkait anggaran pembiayaan yakni, sering antara APBD dan APBN yang diupayakan oleh SOIna pusat,” ucapnya.
Karel Muskanan juga menyampaikan bahwa, venue tujuh (7) cabang olahraga yang akan dipertandingkan dan dilombakan pada multi even Pekan Special Olympics Nasional (Pesonas) II Tahun 2026 berpusat di Kompleks Stadion-GOR Oepoi Kota Kupang, kecuali dua cabang olahraga lainnya yakni renang di Sansiro Sport Sencer Sikumana dan Bulutangkis di GOR Ferari Oebobo, Kota Kupang. Menurut Karel, venue-venue tersebut sudah disurvei oleh Pengurus SOIna Pusat dan dinyatakan layak sebagai tempat penyelenggaraan tujuh cabang olahraga. Dalam even tersebut juga akan ada hiburan-hiburan berupa tari-tarian dan nyanyian, serta pameran UMKM. (at)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....