Persiapan PON 2028, Pengprov PCI NTT Datangkan Pelatih dari Australia
- 18 Mar 2026 14:23 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang – Dalam rangkan persiapan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menuju pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028, Pengurus Provinsi Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Nusa Tenggara Timur terus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, baik PCI Pusat maupun Sekolah Keberbakatan Olahraga (SKO) Flobamorata Kupang, untuk mewujudkan mimpi besar target lima medali emas. Salah satu aksi nyata yang dilakukan saat ini adalah, selain membangun lapangan cricket berstandar internasional, juga bersama SKO, PCI NTT, PCI Pusat mendatangkan seorang pelatih muda berusia 19 tahun dari Australia.
Pelatih asal Brisbane, Australia ini berna,a Nicolene Snyman ini akan berada di SKO Flobamorata Kupang, selama satu tahun ke depan untuk melatih para atlet muda Cricket NTT yang ada di SKO Flobamorata Kupang. Kedatangan Pelatih asal Autralia ini sebagai bagian dari usaha SKO Flobamorata Kupang bersama PCI NTT untuk mewujudkan target lima madali Emas pada perhelatan PON XXII NTT-NTB 2028.
Menurut Kepala SKO Flobamorata Kupang Hironimus Pati, S.Pd., MM., saat menerima secara resmi Pelatih Nicolene Snyman di SKO Flobamorata Kupang Selasa, 17 Maret 2026 menyampaikan bahwa, pelatih atau volunteer asal Australia ini merupakan realisasi janji dari Ketua Umum PCI Pusat, Abhiram Singh Yadav, yang berulang-ulang berkunjung ke NTT. "Saat PON di Aceh - Medan saya selaku kepala SKO Flobamorata Kupang bersama dengan Ketua PCI NTT dan badan pengurus bertemu dengan Ketua PCI Pusat menjelaskan terkait dengan pembinaan atlet di NTT teristimewa di SKO Flobamorata Kupang," kata Hironimus.
Ia mengaku, pertemuan tersebut mendapatkan sambutan baik serta apresiasi dari Ketua PCI Pusat. Karena SKO Flobamorata Kupang merupakan satu-satunya sentra olahraga (SKO) di Indonesia yang secara terstruktur dan sistematis membina cabang olahraga Cricket.
Sebagai bentuk dukungan PCI Pusat kepada SKO Flobamorata Kupang dan PCI NTT, Ketua PCI Pusat berjanji untuk mendatangkan Pelatih dari Australia untuk membina para atlet Cricket NTT. Bukan hanya itu, Ketua PCI Pusat juga berjanji memfasilitasi peralatan-peralatan Criket yang ada di Australia untuk didonasikan ke SKO Flobamorata Kupang dan PCI NTT.
"Puji Tuhan, janji itu bukan sekedar wacana, tetapi terealisasi dengan bukti hari ini SKO menyambut Miss Nicolene Snyman yang juga adalah volunteer dan pelatih Criket di SKO dan PCI NTT. Selaku kepala sekolah dan merupakan bagian dari Pengurus PCI NTT, saya menyampaikan terimakasih atas hal baik ini," ujarnya dengan tegas.
Sebagai kepala sekolah, dia mengaku sangat bangga dan mengapresiasi PCI Pusat yang telah mendatangkan pelatih ini. "Apalagi kehadiran Pelatih Miss nicolin ini, seluruh biaya ditanggung oleh PCI Pusat, SKO Flobamorata Kupang mendapatkan bantuan ini secara cuma-cuma," ujarnya.
Andris juga sangat berterima kasih kepada Ketua Pengprov PCI NTT, DR. Inche D.P. Sayuna bersama jajaran pengurus yang punya atensi khusus untuk memberikan perhatian khusus terhadap SKO Flobamorata Kupang. "Ini wujud kerja kolaborasi kami (SKO dan PCI NTT), danKami punya target bahwa dengan hadirnya pelatih ini, Cricket NTT akan menyumbangkan lima emas di PON Tahun 2028, sesuai janji Pengprov PCI NTT kepada KONI NTT," ujarnya.
Ia yakin bahwa hasil evaluasi pada PON-PON sebelumnya dimana atlet maupun alumni SKO yang tergabung dalam Tim Cricket NTT selalu menyumbangkan medali perak dan perunggu. "Karena itu, dengan hadirnya pelatih ini, kami berjanji untuk perak dan perunggu itu berevolusi menjadi emas untuk NTT pada PON 2028," katanya.
Dia menambahkan, PCI Pusat menjadikan SKO ini sebagai tambatan hati dan skala perhitungan karena setiap tahun, para atlet Cricket SKO Flobamorata Kupang selalu dipanggil ke Pelatnas Cricket. Dengan hadirnya pelatih internasional ini, Andris mengaku, SKO Flobamorata Kupang mau menunjukkan bahwa SKO itu memberikan layanan yang komplit dan menyeluruh untuk atlet binaan yang ada di SKO.
"Di SKO, saat ini sesuai dengan program pengembangan diri, mengharuskan atlet-atlet menguasai bahasa asing, yaitu Bahasa Inggris yang saat ini ada pembinaan english club. Kemudian ada Bahasa Mandarin dan Jepang sesuai dengan karakteristik cabor olahraga di bina di sini," ucapnya.
Karena itu, jadi dengan hadirnya pelatih dari Australia dia sangat mengharapkan para Atlet Cricket yang ada ini belajar secara kontekstual. Mereka bisa menguasai bahasa Inggris dengan fasih supaya ke depan saat mereka bertanding ke level internasional, para atlet ini sudah punya kemampuan berbahasa dengan baik.

Sekretaris Umum Pengprov PCI NTT Ambo pada kesempatan yang sama menjelaskan, kedatangan Nicolene Snyman merupakan perwujudan mimpi kehadiran pelatih Cricket Internasional di NTT. Untuk itu dia mengucapkan selamat datang kepada Nicolene Snyman di SKO Flobamorata Kupang, dan pihaknya akan mendampingi pelatih asal Autralia ini selama satu tahun ke depan.
Dia berharap, para atlet SKO Flobamorata Kupang tidak hanya belajar ilmu tentang ilmu Cricket, tetapi juga belajar Bahasa Inggris dari Nicolene Snyman.
"Atlet SKO harus bisa berbahasa Inggris karena ketika lolos ke Timnas dan bertanding di luar negeri, bahasa pengantarnya adalah bahasa Inggris," kata Ambo. Pelatih Cricket asal Australia Nicolene Snyman mengaku senang karena bisa bergabung dengan para atlet di SKO Flobamorata Kupang.
Pelatih berusia 19 tahun ini menjelaskan, sebagian hidupnya dengan bermain Cricket. Hingga empat tahun terakhir, selain sebagai salah satu atlet club di Australia, dia juga melatih atlet Cricket.
"Saya datang ke sini untuk berbagi dengan teman-teman, supaya bisa menjadi atlet Cricket yang hebat. Saya siap berlatih pagi dan sore," ucapnya. Dia juga berjanji, pada pertengahan April nanti, kedua orangtuanya akan dimintanya akan datang ke Kupang untuk berkunjung sekaligus membawa sejumlah perlengkapan Cricket untuk disumbangkan ke SKO Flobamorata Kupang.
Dia berterima kasih kepada SKO dan PCI yang sudah menerimanya dan sangat berharap kerja sama dengan para atlet dan pelatih. Hadir pada kesempatan iru para guru dan kedua pelatih Cricket SKO Flobamorata Kupang, Erik Lay Lena, dan Edenyce K. Eduard, M.Pd.
Sementara itu, Ketua Umum PCI NTT, Ince D.P Sayuna dalam pertemuan khusus bersama Pengurus dan Pelatih asal Australia ini, di kediamannya di Kota Kupang Selasa, 17 Maret 2026 malam menyampaikan rasa gembiranya atas bantuan dan dukungan PCI Pusat kepada PCI NTT. “Ya kami sangat bergembira atas bantuan PCI Pusat sekaligus dari Pemerintah Australia yang telah menaruh perhatian besar untuk cricket NTT, terutama persiapan menuju PON,” ucap Inche.
“Dalam tahun ini kami juga akan kedatangan dua ahli cricket dari Australia yakni Pa Jack untuk membantu pembuat Pitch yang berstandar internasional, sehingga perlu ahli yang mendampingin kami untuk pembuatannya. Dan karena itu kami meminta dari Asutralia untuk membantu kami dan pemerintah Australia mengirimkan satu ahli yang seluruh pembiayaannya dari Pemerintah Australia,” ujarnya.
Ia berharap, melalui dukungan-dukungan tersebut semakin mendorong semangat Cricket NTT mempersipkan diri lebih matang lagi menghadapi PON Tahun 2028. Ia juga berharap, setelah Stadion Cricket NTT bertaraf internasional selesai dibangun di Tanah Merah, Kabupaten Kupang, akan ada even-even internasional antara Indonesia, Timor Leste, dan Australia dan Provinsi lainnya di Indonesia yang terlenggaran di NTT, sebagai ajang uji coba atlet dan lapangan. (at)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....