Padel Resmi Menjadi Olahraga Asian Games 2030

  • 12 Nov 2025 07:30 WIB
  •  Kupang

KBRN, Kupang: Impian Padel untuk bersaing di panggung global kini terasa lebih nyata! Olahraga ini baru saja mencatat tonggak pengembangan internasional yang besar setelah Dewan Olimpiade Asia (OCA) secara resmi mengakui Padel. Berkat upaya kolaboratif Federasi Padel Internasional (FIP) dan Padel Asia, padel akan menjadi olahraga resmi yang dipertandingkan dalam Olimpiade Asia pada tahun 2030 mendatang.

Keputusan monumental ini diresmikan di markas OCA, Kota Kuwait, selama berlangsungnya Piala Dunia FIP Pairs. Pengakuan ini bukan hanya titik balik bagi padel di Asia, tetapi juga menempatkannya pada jalur yang lebih pasti menuju cita-cita utamanya: menjadi bagian dari program Olimpiade.

“Melihat padel diakui oleh Dewan Olimpiade Asia adalah kehormatan besar. Hal ini menunjukkan betapa mendunia olahraga kita. Setelah Eropa, Amerika Selatan, dan Mediterania, kini Asia yang membuka pintunya,” ucap Presiden Federasi Padel Internasional (FIP) Luigi Carraro.

Di tingkat nasional, pengakuan OCA memberikan peluang emas bagi negara-negara Asia untuk memperkuat fondasi kompetisi padel mereka. Federasi nasional kini akan lebih mudah mengakses pendanaan, program pelatihan berkualitas, dan kerja sama internasional. Dampaknya, perkembangan talenta lokal akan dipercepat secara drastis, memungkinkan para pemain Asia untuk meningkatkan daya saing mereka di kancah dunia.

“ini akan menjadi pertunjukan yang luar biasa bagi para atlet kami. Asia akan menjadi pemain utama dalam pengembangan padel secara global,” ujar Presiden Padel Asia Tariq Zainal.

Setelah sukses menancapkan eksistensinya di ajang European Games 2023 dan South American Games 2022, ditambah dengan prospek tampil di Mediterranean Games 2026, popularitas padel secara global terus meroket. Kemitraan baru yang vital antara FIP, Padel Asia, dan OCA semakin memperkuat status regional olahraga ini.

Kemitraan ini secara resmi mengamankan tempat padel dalam kalender olahraga Asia, khususnya dalam dua event besar Asia yang akan datang: Asian Beach Games di Sanya, Tiongkok (22–30 April 2026). Sementara perhelatan Asian Games berikutnya yang akan diselenggarakan di Nagoya pada (19 September– 4 Oktober 2026).

Sementara itu, rencana jangka panjang juga telah dikukuhkan, menjamin kontinuitas ajang bergengsi ini, dengan Doha, Qatar, siap mengambil alih peran tuan rumah untuk Asian Games edisi tahun 2030. Di tengah perjalanan besar ini, PB Padel Indonesia (PB Padel Indonesia) turut menyatakan kebanggaan mereka sebagai bagian integral dari upaya global untuk membawa padel semakin dikenal dan berkembang pesat di Tanah Air.

Sejalan dengan momentum internasional, para atlet padel nasional pun kini tengah mempersiapkan diri secara intensif, bertekad untuk berpartisipasi dan mengharumkan nama bangsa dalam ajang perlombaan bergengsi tersebut. (AK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....