UI Gelar IYCF 2026 Dorong Generasi Muda Capai Kepemimpinan Global
- 13 Jun 2026 09:44 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Sumba - Universitas Indonesia (UI) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjawab tantangan perubahan iklim global melalui penyelenggaraan International Youth Climate Forum (IYCF) 2026.
Forum internasional yang mengusung tema “Empowering Generations, Preserving the Future” ini menjadi wadah kolaborasi bagi pemuda, akademisi, dan praktisi dari berbagai negara untuk memperkuat kepemimpinan generasi muda dalam menghadapi krisis iklim dan mendorong pembangunan berkelanjutan.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh CARAKA Youth Initiatives (CYI) Universitas Indonesia tersebut diikuti lebih dari 170 peserta mancanegara yang berasal dari Pakistan, Gambia, India, Myanmar, Iran, Sierra Leone, Nigeria, Sri Lanka, Sudan, Bangladesh, Afghanistan, Aljazair, dan Tanzania. Program ini juga mendapat dukungan World Class University (WCU) Grant yang dikelola Direktorat Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Sosial (DPIS) UI.
IYCF 2026 berlangsung selama dua hari dengan konsep yang mengintegrasikan diskusi akademik dan aksi nyata di lapangan. Pada 10 Juni 2026, forum internasional digelar di Kampus UI Depok, sementara pada 11 Juni 2026 para peserta melaksanakan berbagai kegiatan lingkungan berbasis masyarakat di Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Forum tersebut menghadirkan sejumlah narasumber terkemuka, di antaranya Assoc. Prof. Zerina Lokmic-Tomkins dari Monash University yang membagikan perspektif global mengenai pentingnya kolaborasi lintas disiplin dalam menghadapi perubahan iklim. Selain itu, Guru Besar Teknik Lingkungan UI Prof. Dr. Firdaus Ali yang juga mewakili Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta menekankan pentingnya sinergi antara kebijakan publik, inovasi lingkungan, dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan berkelanjutan.
Ketua CARAKA Youth Initiatives UI, Assoc. Prof. Dr. Hendra Kaprisma, S.Hum., mengatakan bahwa IYCF 2026 dirancang sebagai ruang pembelajaran yang menempatkan pemuda sebagai agen perubahan global. Menurutnya, tantangan perubahan iklim yang bersifat multidimensional membutuhkan kolaborasi lintas negara, budaya, dan disiplin ilmu agar mampu menghasilkan solusi yang berdampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan.
Penyelenggaraan forum ini melibatkan kolaborasi multidisiplin dari berbagai fakultas di Universitas Indonesia. Selain dipimpin oleh Hendra Kaprisma dari Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, tim penyelenggara juga didukung oleh Apt. Tri Wahyuni, Ph.D. dari Fakultas Farmasi, Diah Kartini Lasman, M.Hum. dari Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, serta Ns. Indah Permata Sari, M.Kep. dari Fakultas Ilmu Keperawatan, bersama mahasiswa sarjana dan pascasarjana UI.
Melalui integrasi perspektif humaniora, kesehatan, dan sains, IYCF 2026 diharapkan mampu memperkuat jejaring internasional, mendorong lahirnya inovasi sosial, serta meningkatkan kesadaran kolektif mengenai pentingnya gaya hidup berkelanjutan. Lebih dari sekadar forum ilmiah, kegiatan ini menjadi wujud komitmen Universitas Indonesia dalam menyiapkan generasi muda yang memiliki kesadaran ekologis, kepemimpinan global, dan kemampuan menerjemahkan pengetahuan menjadi aksi nyata demi masa depan bumi yang lebih berkelanjutan. (Jl)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....