Indonesia Negara dengan Risiko Banjir Tertinggi ASEAN 2025
- 12 Des 2025 08:04 WIB
- Kupang
KBRN, Kupang: Indonesia turut mencatatkan skor tinggi yang mengkhawatirkan dalam ancaman banjir. Berdasarkan laporan World Risk Index 2025 yang dirilis oleh Institute for International Law of Peace and Armed Conflict (IFHV) dari Ruhr-University Bochum, Indonesia menempati peringkat ketiga di Asia Tenggara sebagai negara dengan risiko bencana banjir tertinggi.
Dengan skor indeks mencapai 47.82 (dalam skala 0−100), temuan ini menggarisbawahi kerentanan serius Indonesia terhadap bencana hidrometeorologi tersebut. Data di lapangan secara nyata mencerminkan tingginya risiko ini, sebab banjir menjadi jenis bencana yang paling dominan terjadi di Indonesia.
| Baca juga: SMK Siapkan Talenta Kerja Kelas Dunia |
Hingga tanggal 7 Desember 2025, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah mencatat sebanyak 1.511 peristiwa banjir sepanjang tahun ini. Angka tersebut sangat signifikan, mengingat total seluruh jenis bencana yang terjadi di Indonesia telah mencapai 3.012 peristiwa, yang berarti separuh dari keseluruhan bencana yang melanda adalah banjir.
Penentuan nilai indeks risiko bencana banjir yang menempatkan Indonesia pada posisi rentan didasarkan pada perhitungan cermat antara Indeks Paparan Banjir dan Indeks Kerentanan. Indeks Paparan secara khusus mengukur tingkat keterancaman populasi dan beban yang ditimbulkan oleh bencana banjir, mencakup risiko dari wilayah pesisir maupun sungai.
| Baca juga: Lulusan LKP Kian Dilirik Global |
Sementara itu, Indeks Kerentanan dipecah menjadi tiga dimensi kritis: (1) kerentanan dasar, yang menilai kondisi sosial, ekonomi, dan infrastruktur pemicu kerusakan parah akibat banjir; (2) kapasitas penanggulangan, yang mengukur kemampuan masyarakat untuk merespons bencana dalam jangka pendek; dan (3) kapasitas adaptasi, yang menggambarkan kesiapan masyarakat menghadapi dan beradaptasi dengan ancaman banjir di masa depan.
Dalam pemeringkatan risiko banjir tertinggi di Asia Tenggara, Myanmar menduduki puncak teratas dengan skor indeks mencapai 63.37, menjadikannya negara paling rentan di kawasan ini. Posisi kedua diisi oleh Filipina dengan skor 50.05.
Tepat setelah Indonesia, Vietnam berada di peringkat keempat dengan 46.17, sementara Thailand (43.32) melengkapi deretan lima besar. Di sisa daftar, Kamboja mencatatkan skor 35.4 di posisi keenam, dan Malaysia menutup pemeringkatan dengan indeks risiko sebesar 31.66. (AK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....