Dimsum dan Siomay Jajanan Favorit Masyarakat Indonesia 2025
- 10 Okt 2025 12:20 WIB
- Kupang
KBRN, Kupang: Kuliner jajanan Indonesia terus berkembang seiring perubahan selera publik. Hal ini terbukti dari survei Jakpat tahun 2025 yang menobatkan dimsum dan siomay sebagai jajanan paling digemari.
Survei yang menghasilkan data ini diselenggarakan oleh Jakpat pada 2-7 September 2025. Survei ini melibatkan 995 responden di delapan wilayah perkotaan di Jawa, dengan pengumpulan data melalui kuesioner daring dan memiliki margin of error yang kredibel, yaitu di bawah 5%.
Data menunjukkan bahwa 64% perempuan dan 40% laki-laki Indonesia memilihnya. Kepopuleran dimsum dan siomay melonjak pesat belakangan ini berkat promosi gencar oleh influencer di media sosial.
Rasa yang nikmat dan kreasi yang unik membuat hidangan ini selalu diminati. Untuk memanjakan lidah pelanggan, penjual sering berinovasi dengan memadukannya bersama saus khas dan topping yang bervariasi.
Tidak kalah populer, pada posisi kedua dalam daftar jajanan favorit, hidangan khas Sunda, yaitu seblak dan cilok, berhasil menarik perhatian publik. Survei mencatat bahwa 39% responden pria dan 63% responden wanita menyukai dua jajanan ini.
Khususnya seblak, popularitasnya sangat tinggi di kalangan perempuan. Makanan ini disukai karena menawarkan rasa pedas gurih yang khas, bahkan sering dijadikan sebagai sarana untuk mengekspresikan dan melampiaskan emosi.
Di peringkat ketiga, martabak manis muncul sebagai camilan yang digemari, disukai oleh 39% responden pria dan 41% responden wanita. Hidangan manis dan gurih ini sering dipilih sebagai teman malam hari yang sempurna, menawarkan paduan rasa yang memuaskan dalam sekali gigit.
Selanjutnya, di posisi keempat ada kebab, yang menarik perhatian 18% responden pria dan 22% responden wanita. Kebab menjadi pilihan ideal untuk mengatasi rasa lapar di tengah kesibukan karena isiannya yang padat dan sangat mengenyangkan.
Di urutan terakhir, jajanan khas Asia menempati posisi yang signifikan, disukai oleh 21% responden wanita dan 18% responden pria. Secara keseluruhan, beragamnya pilihan jajanan favorit ini jelas menunjukkan kekayaan selera masyarakat sekaligus keterbukaan terhadap pengaruh budaya kuliner luar, mulai dari kudapan lokal hingga internasional. (AK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....