Urutan Makan yang Tepat agar Gula Darah Tetap Stabil
- 10 Mei 2025 06:37 WIB
- Kupang
KBRN, Rote: Stabilnya kadar gula darah sangat penting, tidak hanya bagi penderita diabetes, tetapi juga untuk menjaga energi, fokus, dan kesehatan metabolik jangka panjang. Salah satu cara yang terbukti efektif untuk membantu menjaga gula darah tetap stabil adalah dengan memperhatikan urutan makan.
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa urutan saat mengonsumsi jenis makanan tertentu dalam satu kali makan dapat berpengaruh besar terhadap lonjakan gula darah. Dengan urutan yang tepat, tubuh dapat memproses glukosa lebih lambat dan efisien, sehingga menghindari lonjakan yang drastis setelah makan.
| Baca juga: Olahan Lobak yang Lezat dan Menggugah Selera |
Urutan Makan yang Direkomendasikan
Berikut adalah urutan makan yang disarankan agar gula darah tetap stabil:
1. Serat dan Sayuran Non-Tepung (Non-Starchy Vegetables)
Contoh: Bayam, brokoli, timun, selada, sawi, terong.
Mengapa penting?
Serat membantu memperlambat penyerapan glukosa ke dalam darah. Dengan mengawali makan dengan sayuran berserat tinggi, kita membentuk "lapisan pelindung" di saluran pencernaan yang membantu mengendalikan lonjakan gula darah.
2. Protein dan Lemak Sehat
Contoh: Telur, ayam tanpa kulit, ikan, tempe, tahu, alpukat, minyak zaitun.
Mengapa penting?
Protein dan lemak membantu memperlambat pencernaan dan penyerapan karbohidrat. Selain itu, kombinasi ini juga meningkatkan rasa kenyang dan mencegah rasa lapar berlebihan.
3. Karbohidrat Kompleks (Porsi Terakhir)
Contoh: Nasi merah, kentang, ubi, gandum utuh, buah.
Mengapa penting?
Karbohidrat adalah sumber utama glukosa. Dengan mengonsumsinya terakhir, kita memberi waktu bagi serat, protein, dan lemak untuk memperlambat penyerapan gula ke dalam aliran darah. Ini membantu menghindari lonjakan mendadak kadar gula darah setelah makan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....