Dokter Lucia: Pengobatan TBC Butuh Disiplin dan Dukungan Keluarga Pasien
- 20 Mei 2026 19:33 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Pelaksana Tugas Kepala Puskesmas Sikumana, Dokter Lucia Eka Wara mengingatkan masyarakat bahwa pengobatan tuberkulosis (TBC) membutuhkan kedisiplinan tinggi karena dilakukan dalam jangka waktu cukup panjang, mulai dari enam bulan hingga lebih lama tergantung tingkat keparahan penyakit.
“Tuberkulosis tidak hanya menyerang paru-paru, tetapi juga dapat menyerang organ tubuh lainnya. Karena itu, pemeriksaan dan penegakan diagnosis menjadi langkah penting sebelum pasien mendapatkan pengobatan yang sesuai,” kata dokter Eka saat siaran di RRI Kupang, Selasa, 19 Mei 2026.
Ia menjelaskan, pengobatan TBC terdiri dari beberapa tahap. Pada dua bulan pertama, pasien diwajibkan mengonsumsi obat setiap hari, kemudian dilanjutkan tahap berikutnya selama empat bulan dengan jadwal minum obat tiga kali dalam seminggu.
| Baca juga: saat Apotek Menjadi Harapan Warga |
“Jenis obat yang diberikan juga cukup banyak sehingga pasien perlu mendapatkan edukasi secara menyeluruh agar memahami proses pengobatan yang dijalani. Hal ini penting untuk mencegah pasien berhenti berobat di tengah jalan,” ujarnya.
Selain itu, dokter Eka menambahkan sejumlah obat TBC diketahui memiliki efek samping tertentu. Salah satunya adalah obat Rifampicin yang dapat menyebabkan warna urin berubah menjadi kemerahan.
“Perubahan warna urin tersebut merupakan efek samping normal dari obat dan bukan kondisi berbahaya. Karena itu, edukasi kepada pasien perlu dilakukan agar tidak menimbulkan kepanikan,” katanya.
Beberapa pasien juga dapat mengalami efek samping lain seperti gatal-gatal hingga gangguan pendengaran.
“Kondisi ini membuat dukungan tenaga kesehatan dan keluarga menjadi sangat penting selama proses pengobatan berlangsung,” ucap dokter Eka.
Ia mengimbau masyarakat untuk tidak memberikan stigma negatif kepada penderita TBC. Sebaliknya, dukungan moral dan pengawasan jadwal minum obat dari keluarga sangat dibutuhkan agar pasien tetap semangat menjalani pengobatan hingga tuntas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....