Kasus Tuberkulosis Puskesmas Sikumana Masih Terus Meningkat

  • 20 Mei 2026 19:14 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang – Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Sikumana, Kota Kupang mencatat kasus tuberkulosis (TBC) di wilayah pelayanannya masih cukup tinggi sepanjang 2025 hingga Mei 2026. Tingginya angka kasus ini menunjukkan perlunya peningkatan kewaspadaan masyarakat terhadap penyakit menular tersebut.

Pelaksana Tugas Kepala Puskesmas Sikumana, Dokter Lucia Eka Wara saat siaran di RRI Kupang Selasa, 19 Mei 2026 menjelaskan, pada tahun 2025 jumlah pasien TBC yang terkonfirmasi mencapai 157 orang. Sementara jumlah pasien terduga tuberkulosis mencapai 718 orang.

“Memasuki tahun 2026, data dari Januari hingga Mei menunjukkan terdapat 41 pasien yang telah terdiagnosa TBC. Sedangkan jumlah pasien terduga tuberkulosis hingga Mei 2026 tercatat sebanyak 277 orang,” katanya.

Dokter Eka menyebut tingginya angka tersebut dipengaruhi meningkatnya kesadaran masyarakat untuk memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan ketika mengalami gejala yang mengarah pada TBC.

“Pasien terduga TBC umumnya memiliki gejala seperti batuk lebih dari dua minggu, berat badan menurun, demam berkepanjangan, keringat malam, serta keluhan kesehatan lainnya yang berkaitan dengan infeksi paru,” ujarnya.

Untuk memastikan diagnosis, petugas kesehatan melakukan pemeriksaan dahak, pemeriksaan fisik, wawancara medis, hingga pemeriksaan penunjang lainnya. Setelah hasil pemeriksaan keluar, pasien baru dapat dipastikan terinfeksi TBC atau tidak.

“Selain pemeriksaan pasien bergejala, puskesmas juga melakukan screening kontak erat terhadap anggota keluarga yang tinggal serumah dengan pasien TBC. Langkah ini dilakukan karena penyakit tersebut menular melalui droplet atau percikan saat batuk,” ucap dokter Eka.

Melalui pemeriksaan menyeluruh terhadap keluarga pasien, diharapkan penularan TBC dapat dideteksi lebih awal sehingga penanganan dapat segera dilakukan dan risiko penyebaran di lingkungan masyarakat dapat ditekan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....