Pentingnya Deteksi Dini Tumbuh Kembang Balita di Sumba
- 09 Mei 2026 15:18 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Sumba - Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Barat menekankan pentingnya stimulasi, deteksi, dan intervensi dini tumbuh kembang (SDIDK) sejak anak baru saja dilahirkan. Hal ini merupakan fondasi utama dalam membangun kualitas fisik, mental, serta kemampuan motorik generasi masa depan agar tumbuh secara optimal dan sehat.
Pengelola Kesehatan Anak Dinas Kesehatan Sumba Barat, Petrus Casianus Mastail dalam Dialog Sumba Menyapa, Rabu, 6 Mei 2026 menjelaskan bahwa pemantauan harus dilakukan secara rutin setiap bulan melalui Posyandu terdekat. Melalui indikator berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala, tenaga kesehatan dapat segera mendeteksi jika terdapat kelainan atau keterlambatan perkembangan pada anak.
| Baca juga: saat Apotek Menjadi Harapan Warga |
Salah satu tantangan utama yang dihadapi adalah faktor lingkungan rumah tangga, seperti keberadaan hewan ternak di bawah rumah panggung yang memicu penyakit diare. Interaksi antara lingkungan yang tidak bersih dan kurangnya nutrisi dapat memperburuk daya tahan tubuh anak sehingga rentan terkena infeksi saluran pernapasan akut.
Orang tua diharapkan tidak panik saat anak mengalami gangguan kesehatan awal dan segera melakukan penanganan sederhana seperti kompres hangat sebelum ke puskesmas. Keberadaan termometer di rumah sangat disarankan agar suhu tubuh anak dapat dipantau secara akurat sebelum mendapatkan tindakan medis lebih lanjut dari ahli gizi atau dokter.
| Baca juga: Ikan Salmon Baik untuk Tumbuh Kembang Bayi |
Pemerintah juga terus mendorong program Kelas Ibu Balita sebagai wadah edukasi pola asuh dan pemberian nutrisi yang benar bagi para ibu baru. Edukasi ini bertujuan agar setiap keluarga memiliki pemahaman yang sama mengenai pentingnya gizi seimbang dalam mencegah masalah kesehatan jangka panjang pada anak-anak mereka.
Dinas Kesehatan Sumba Barat juga menyoroti peran strategis kader di lapangan yang menjadi ujung tombak dalam memberikan informasi kesehatan kepada masyarakat. Tanpa dukungan aktif dari para kader dan kerja sama lintas sektor, upaya peningkatan kualitas kesehatan anak di wilayah pedesaan akan sulit tercapai secara maksimal.
Petrus pun mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintah desa untuk bersinergi dalam mendukung setiap program kesehatan yang telah dicanangkan pemerintah. Komitmen bersama ini sangat diperlukan untuk memastikan setiap anak di Sumba mendapatkan hak kesehatan dan tumbuh kembang yang layak menuju masa depan yang cerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....