Kelebihan Vitamin D Picu Resiko Kesehatan Serius bagi Tubuh
- 13 Apr 2026 10:42 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Vitamin D, yang dikenal sebagai “vitamin sinar matahari”, selama ini dianggap penting untuk menjaga kesehatan tulang, sistem imun, dan fungsi tubuh lainnya. Namun, di balik manfaatnya, para ilmuwan kini mengingatkan adanya risiko serius jika vitamin ini dikonsumsi secara berlebihan.
Selama bertahun-tahun, para ahli telah menekankan bahwa tidak semua orang membutuhkan suplemen vitamin D, terutama dalam dosis tinggi. Dalam kasus tertentu, kelebihan vitamin D bahkan bisa bersifat toksik, terutama bagi anak-anak dan lansia.
| Baca juga: Manfaat Buah Srikaya untuk Kesehatan |
Seiring meningkatnya popularitas suplemen vitamin D, para dokter menilai penting bagi masyarakat untuk memahami dosis yang aman serta potensi efek sampingnya. Meski kasus keracunan tergolong jarang, jumlahnya dilaporkan terus meningkat dan dalam kondisi terburuk dapat mengancam jiwa.
Menurut sciencealert, Senin 13 April 2026, kelebihan vitamin D dapat meningkatkan penyerapan kalsium secara berlebihan dalam tubuh. Kondisi ini dapat menyebabkan hiperkalsemia, yaitu penumpukan kalsium di arteri atau jaringan lunak, dampaknya bisa berupa batu ginjal, gangguan metabolisme tulang, hingga gejala seperti mual, muntah, sembelit, kelelahan, kelemahan otot, dan nyeri tulang.
| Baca juga: Bahaya Kekurangan Vitamin D untuk Tubuh |
Sebagian besar pasien dapat pulih setelah menghentikan konsumsi suplemen dan mendapatkan perawatan medis, seperti cairan infus atau obat penurun kadar kalsium. Namun, dalam kasus yang jarang terjadi, keracunan vitamin D dapat menyebabkan gagal ginjal yang memerlukan hemodialisis, bahkan memicu pendarahan usus yang fatal.
Penelitian juga menunjukkan bahwa kadar vitamin D yang terlalu tinggi pada lansia dapat meningkatkan risiko jatuh. Vitamin D sendiri diproduksi tubuh saat terpapar sinar matahari, yang menyumbang sekitar 90 persen kebutuhan harian, sisanya berasal dari makanan seperti ikan berlemak dan produk susu yang difortifikasi.
Kekurangan vitamin D memang dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit, termasuk gangguan tulang, penyakit kardiovaskular, hingga kondisi autoimun, namun, manfaat suplemen vitamin D masih menjadi perdebatan di kalangan ilmuwan. Sebagai langkah pencegahan, dokter menyarankan untuk memenuhi kebutuhan vitamin D melalui makanan yang diperkaya terlebih dahulu sebelum beralih ke suplemen dosis tinggi, dan seperti penggunaan obat lainnya, konsultasi dengan tenaga medis tetap menjadi langkah paling aman sebelum memulai atau menghentikan konsumsi suplemen. (JR)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....