Simak Pola Hidup Begadang Bisa Diganti Tidur Siang

  • 24 Jan 2026 22:03 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Tidur siang kerap dianggap sebagai solusi cepat bagi mereka yang sering begadang. Mulai dari pekerja hingga pelajar, banyak yang percaya kurang tidur di malam hari bisa “dibayar” dengan tidur siang keesokan harinya.

Namun, benarkah begadang bisa diganti hanya dengan tidur siang?Anggapan ini muncul karena setelah tidur siang, tubuh terasa lebih segar dan fokus kembali meningkat.

Tak sedikit orang merasa cukup tidur siang 1–2 jam untuk menebus kurang tidur semalaman. Tidur siang tidak sepenuhnya bisa menggantikan tidur malam.

Saat tidur malam, tubuh menjalani siklus tidur lengkap, termasuk fase tidur dalam (deep sleep) dan REM (Rapid Eye Movement) yang penting untuk pemulihan otak, konsolidasi memori, serta keseimbangan hormon. Tidur siang memang bermanfaat, tetapi umumnya hanya membantu mengurangi rasa kantuk dan kelelahan sementara, bukan menggantikan fungsi biologis tidur malam secara utuh.

Ternyata ada dampak resiko jika terlalu sering begadang Kebiasaan begadang yang terus dilakukan bukan sekadar membuat tubuh lelah, tetapi juga berdampak serius bagi kesehatan jangka panjang. Mengatur waktu tidur yang cukup dan berkualitas menjadi langkah penting untuk menjaga kondisi tubuh tetap prima.

Jika diperlukan, tidur siang idealnya dilakukan selama 20–30 menit. Durasi ini cukup untuk menyegarkan tubuh tanpa membuat pusing atau mengganggu tidur malam. Tidur siang sebaiknya dijadikan pelengkap, bukan pengganti. Jadi, meski tidur siang terasa membantu, menjaga pola tidur malam yang cukup tetap menjadi pilihan terbaik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....