Bulan Perawatan Diri 2026 Ajak Masyarakat Pantau Kesehatan sejak Dini
- 19 Jun 2026 19:10 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang- Bulan Perawatan Diri (Self-Care Month) resmi dimulai pada 24 Juni 2026 dengan mengusung tema "Perawatan Diri Menempatkan Kesehatan Anda di Tangan Anda: Tes, Lacak, dan Berkembang". Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kampanye ini mengajak masyarakat untuk lebih aktif mengambil peran dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan diri melalui langkah-langkah sederhana namun berdampak besar.
Tema tahun ini menekankan tiga langkah utama dalam perawatan diri. Pertama, tes (test), yaitu melakukan pemeriksaan kesehatan untuk mengetahui kondisi tubuh secara dini, kedua, lacak (track), yakni memantau berbagai aspek kesehatan seperti pola tidur, aktivitas fisik, pola makan, atau suasana hati dan yang ketiga adalah berkembang (thrive), yaitu mencapai kualitas hidup yang lebih baik melalui kebiasaan sehat yang konsisten.
Penyelenggara kampanye mendorong masyarakat untuk melakukan pemeriksaan yang mungkin selama ini tertunda, seperti tes HIV mandiri, tes kehamilan mandiri, atau pemeriksaan kesehatan lainnya. Dengan mengetahui kondisi kesehatan lebih awal, seseorang dapat mengambil langkah yang tepat untuk menjaga kesehatannya.
Selain itu, masyarakat juga diajak mengikuti tantangan “7-Day Track and Thrive”, yaitu memantau satu aspek kesehatan selama tujuh hari berturut-turut. Tantangan ini bertujuan membantu individu mengenali pola hidup sehari-hari dan melakukan perbaikan yang diperlukan untuk mencapai kondisi tubuh dan mental yang lebih sehat.
Perawatan diri dinilai penting karena mampu melindungi kesehatan fisik dan mental, mengurangi stres, meningkatkan ketahanan dalam menghadapi tantangan hidup, serta membantu tubuh dan pikiran berfungsi secara optimal. Setiap tindakan sederhana yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan manfaat besar bagi kesehatan jangka panjang.
Dalam praktiknya, perawatan diri terdiri atas dua bagian. Pertama adalah tindakan perawatan diri, seperti mengonsumsi makanan bergizi, berolahraga secara teratur, tidak merokok, menghindari konsumsi alkohol, tidur cukup, dan menjaga hubungan sosial yang sehat.
Sementara itu, intervensi perawatan diri mencakup penggunaan alat atau layanan kesehatan yang memungkinkan seseorang memantau dan mengelola kesehatannya sendiri. Contohnya adalah tes HIV mandiri, tes kehamilan mandiri, alat pemantau tekanan darah dan gula darah, serta penggunaan obat-obatan bebas yang aman sesuai petunjuk.
WHO juga terus mendorong penguatan perawatan diri sebagai bagian penting dari upaya meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. WHO menilai perawatan diri dapat membantu masyarakat mengakses layanan kesehatan secara lebih mandiri sekaligus mendukung sistem kesehatan yang lebih kuat.
Melalui Bulan Perawatan Diri 2026, masyarakat diharapkan semakin menyadari bahwa kesehatan merupakan aset berharga yang perlu dijaga setiap hari, bukan hanya ketika sakit. Dengan langkah sederhana seperti melakukan tes kesehatan, memantau kondisi tubuh, dan menerapkan gaya hidup sehat, setiap orang dapat mengambil kendali atas kesehatannya dan menjalani hidup yang lebih berkualitas. (JR)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....