Gubernur NTT Dorong 349 Lulusan IAKN Kupang Tak Sekadar Jadi Pencari Kerja

  • 30 Sep 2026 19:36 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena mendorong 349 lulusan Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang untuk tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja setelah menyelesaikan pendidikan, tetapi mampu menciptakan peluang, mengembangkan kewirausahaan, memanfaatkan teknologi, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Pesan tersebut disampaikan Gubernur NTT dalam sambutannya pada Wisuda ke-X IAKN Kupang yang berlangsung di GMIT Center, Selasa, 29 September 2026.

Sebanyak 349 wisudawan dan wisudawati mengikuti prosesi wisuda tahun 2026. Mereka terdiri dari enam lulusan program profesi dokter, 22 lulusan magister, dan 321 lulusan sarjana.

Menurut Gubernur, gelar akademik yang diperoleh para lulusan bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan modal untuk memasuki ruang pengabdian yang lebih luas. Ia mengajak para lulusan untuk membawa ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, keluarga, gereja, dunia pendidikan dan pembangunan NTT.

“Jangan hanya nanti menjadi pencari pekerjaan, tapi juga kembangkan diri sendiri menjadi pribadi yang menciptakan peluang, membangun jejaring, mengembangkan kreativitas, dan mengadakan karya yang memiliki manfaat bagi masyarakat,” ujar Emanuel.

Ia mengatakan, perkembangan zaman yang berlangsung cepat, terutama melalui transformasi digital, menuntut lulusan perguruan tinggi untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan. Karena itu, lulusan IAKN Kupang diminta memanfaatkan teknologi secara bijak dan menjadikannya sebagai sarana untuk menciptakan karya serta peluang baru.

Selain kompetensi, Gubernur juga menekankan pentingnya karakter, iman dan integritas. Menurutnya, sebagai lulusan perguruan tinggi keagamaan, para wisudawan memiliki tanggung jawab untuk menunjukkan bahwa kecerdasan harus berjalan bersama iman dan kepedulian terhadap sesama.

NTT, kata Emanuel, membutuhkan generasi muda yang tidak hanya mampu beradaptasi dengan perubahan zaman, tetapi juga mampu menjaga nilai kemanusiaan, persaudaraan, toleransi dan kehidupan yang harmonis di tengah masyarakat yang majemuk. Ia juga mengajak lulusan IAKN untuk mengambil bagian dalam pengembangan potensi lokal NTT melalui berbagai bidang, seperti pendidikan, pelayanan gereja, kewirausahaan, ekonomi kreatif, teknologi digital dan profesi lainnya.

“Dimanapun saudara-saudara NTT akan berkarya, jadilah pribadi yang membawa nilai, pengetahuan, membawa kreativitas, dan tentunya membawa manfaat,” katanya.

Dalam sambutannya, Emanuel juga menggunakan metafora 349 obor terang untuk menggambarkan para lulusan IAKN Kupang. Ia mengatakan, setiap lulusan membawa cahaya yang berbeda, mulai dari ilmu pengetahuan, iman, karakter, kreativitas hingga pengabdian.

Karena itu, ia berpesan agar “obor” tersebut tidak padam setelah para wisudawan meninggalkan kampus. “Bawalah terang itu ke tengah keluarga, gereja, sekolah, tempat kerja, dan di tempat manapun masyarakat dilayani,” ujarnya.

Pesan tersebut kemudian dikaitkan Gubernur dengan potensi NTT yang menurutnya memiliki peluang besar untuk berkembang sebagai daerah yang mampu menjadi “terang dan garam dunia”. Ia menyinggung potensi energi surya NTT serta pengembangan komoditas garam sebagai bagian dari potensi daerah yang dapat dikembangkan ke depan.

Dalam konteks tersebut, para lulusan IAKN diharapkan tidak hanya menjadi penonton pembangunan, tetapi ikut mengambil bagian melalui kompetensi dan bidang pengabdian masing-masing. Gubernur kemudian menutup pesannya dengan mengajak keluarga besar IAKN Kupang untuk bersama-sama membangun Indonesia dan NTT.

“Jadilah garam dan terang dunia di tempat tugas masing-masing,” kata Emanuel, berpesan kepada para lulusan. Dengan demikian, wisuda ke-X IAKN Kupang tidak hanya menjadi momentum perayaan keberhasilan akademik 349 lulusan, tetapi juga menjadi titik awal bagi mereka untuk memasuki dunia pengabdian dengan membawa ilmu, kreativitas, iman dan semangat kewirausahaan bagi masyarakat dan pembangunan NTT. (DW)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....