YouTube Premium Kembali Naik Harga, Sejumlah Negara Mulai Terdampak
- 22 Agt 2026 09:56 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang- Pengguna YouTube Premium kembali harus bersiap membayar biaya langganan lebih mahal. Kenaikan harga terbaru dilaporkan mulai terjadi di sejumlah negara, hanya beberapa bulan setelah YouTube menaikkan tarif Premium di Amerika Serikat.
Singapura menjadi salah satu pasar yang kenaikannya telah terkonfirmasi. Dalam pemberitahuan kepada pelanggan, YouTube menyampaikan adanya perubahan harga untuk sejumlah paket langganan.
YouTube mengatakan penyesuaian harga dilakukan untuk mendukung pengembangan layanan sekaligus para kreator dan artis yang berkarya di platform tersebut. “Kami tidak mengambil keputusan ini dengan mudah,” ujar YouTube kepada pelanggan, seperti yang dikutip dari digitaltrends, sembari menyebut kenaikan harga akan membantu perusahaan terus meningkatkan layanan Premium dan mendukung kreator serta artis.
Kenaikan harga terbaru tidak hanya dilaporkan di Singapura. Sejumlah pelanggan di negara-negara Eropa juga mengaku menerima pemberitahuan mengenai tarif baru.
Laporan yang dihimpun Android Authority menyebut beberapa pasar Eropa mengalami kenaikan harga. Di sejumlah negara, paket individu dilaporkan berubah dari €13,99 menjadi €15,99 per bulan. Finlandia, misalnya, dilaporkan mengalami kenaikan dari €14,99 menjadi €16,99, sedangkan Rumania dari RON29 menjadi RON32.
Meski demikian, belum ada daftar resmi yang menunjukkan seluruh negara yang terdampak beserta tarif barunya. Karena itu, pelanggan di setiap negara sebaiknya tidak langsung berasumsi bahwa kenaikan harga akan berlaku secara serentak.
Kenaikan juga tidak terlihat sebagai satu perubahan global dengan tarif yang sama. Besaran penyesuaian dapat berbeda berdasarkan negara maupun jenis paket.
Kenaikan terbaru ini terjadi setelah YouTube menaikkan harga Premium di Amerika Serikat pada 2026. Dengan adanya kenaikan di AS, Singapura, serta laporan dari sejumlah negara Eropa, muncul kekhawatiran bahwa YouTube Premium sedang memasuki periode penyesuaian harga di lebih banyak pasar.
Namun, sampai saat ini belum ada kepastian bahwa seluruh negara akan mengalami kenaikan dalam waktu yang sama. Bagi pelanggan YouTube Premium, cara paling aman untuk mengetahui apakah tarif berubah adalah memeriksa email pemberitahuan dari YouTube serta tagihan pada akun masing-masing.
YouTube Premium sendiri menawarkan sejumlah fitur, termasuk menonton video tanpa iklan, pemutaran di latar belakang, mengunduh video untuk ditonton secara offline, serta akses ke YouTube Music Premium. Kenaikan harga tentu membuat pelanggan perlu kembali mempertimbangkan apakah seluruh fitur tersebut masih sebanding dengan biaya bulanan yang harus dibayar.
Sementara itu, YouTube juga terus mengembangkan paket dan layanan Premium. Di Amerika Serikat, perusahaan bahkan telah mengumumkan kerja sama dengan NBCUniversal yang akan menghadirkan Peacock Premium bagi pelanggan YouTube Premium tertentu mulai awal 2027.
Untuk saat ini, belum ada kepastian mengenai apakah dan kapan tarif YouTube Premium akan kembali berubah di negara lain, termasuk Indonesia. Pelanggan disarankan menunggu pemberitahuan resmi yang dikirim langsung oleh YouTube sebelum mengambil keputusan terkait langganan mereka. (JR)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....