Filosi Ajak Mahasiswa Baru Uyelindo Bangun Personal Branding sejak Kuliah

  • 22 Agt 2026 09:53 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Dunia kerja tidak hanya membutuhkan ijazah dan kemampuan akademik. Kemampuan menunjukkan potensi, membangun reputasi, serta memperkenalkan keahlian diri juga menjadi modal penting dalam membuka peluang karier.

Pesan inilah yang dibawa PT Filosi Exider Inovasi dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Uyelindo Kupang, Kamis, 20 Agustus 2026. Wakil Direktur Marketing dan Branding PT Filosi Exider Inovasi, Puput Mesak, hadir sebagai pemateri dan mengajak sekitar 280 mahasiswa baru untuk mulai membangun personal branding sejak awal masa perkuliahan.

Wakil Direktur Marketing dan Branding PT Filosi Exider Inovasi, Puput Mesak.

Kegiatan yang berlangsung di pelataran kampus Universitas Uyelindo tersebut dimulai pukul 09.30 hingga 10.30 WITA. Dalam pemaparannya, Puput menegaskan bahwa personal branding bukan sekadar soal aktif di media sosial atau bagaimana seseorang ingin terlihat di hadapan publik.

“Personal branding itu bukan sekadar bagaimana kita terlihat di media sosial. Ini tentang bagaimana orang mengenal kita, kemampuan apa yang kita miliki, dan nilai apa yang bisa kita berikan,” ujar Puput.

Menurutnya, mahasiswa tidak perlu menunggu hingga menyandang gelar sarjana untuk mulai membangun reputasi profesional. Masa kuliah justru menjadi waktu yang tepat untuk mengumpulkan pengalaman, membuat portofolio, memperluas jaringan, sekaligus menemukan keunggulan diri.

“Mahasiswa harus mulai membangunnya sejak kuliah, bukan baru memikirkannya setelah wisuda,” katanya.

Puput secara khusus menyoroti mahasiswa yang menekuni bidang teknologi informasi. Menurut dia, kemampuan teknis saja belum cukup untuk memenangkan persaingan di dunia kerja maupun industri kreatif.

Ketika mahasiswa nantinya memilih menjadi programmer, desainer, freelancer, membangun bisnis digital, atau menawarkan jasa teknologi, kemampuan untuk menunjukkan identitas dan keahlian menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan calon klien maupun perusahaan. “Apalagi mahasiswa Uyelindo banyak yang bergerak di bidang IT. Ketika nanti kalian menjual jasa, membuat aplikasi, menjadi programmer, desainer, atau menawarkan keahlian lainnya, orang perlu tahu siapa kalian dan apa yang bisa kalian kerjakan. Di situlah personal branding menjadi penting,” katanya.

Karena itu, mahasiswa didorong tidak hanya mengejar nilai akademik, tetapi juga aktif mengikuti organisasi, kegiatan kampus, proyek, kompetisi, pelatihan, hingga menghasilkan karya yang dapat dimasukkan ke dalam portofolio. Dengan cara tersebut, mahasiswa diharapkan memiliki rekam jejak yang dapat menjadi modal ketika memasuki dunia kerja atau memilih membangun usaha sendiri.

Kehadiran Filosi dalam PKKMB Uyelindo tidak hanya diisi dengan materi. Perusahaan tersebut juga memberikan bantuan pendidikan kepada tiga mahasiswa baru melalui sesi permainan yang digelar di penghujung kegiatan.

Juara pertama mendapatkan bantuan kuliah sebesar Rp1.250.000, sementara juara kedua dan ketiga masing-masing memperoleh Rp1.000.000. Salah satu penerima bantuan, Dhea, mengaku bersyukur sekaligus berharap kolaborasi antara Filosi dan Universitas Uyelindo dapat terus berkembang.

“Saya berharap Filosi dan Uyelindo bisa terus berkembang dan memberikan dampak yang baik bagi mahasiswa. Saya juga berharap Filosi bisa memiliki lebih banyak cabang, salah satunya di tempat asal saya, yaitu Alor,” ungkap Dhea.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Uyelindo Kupang, Erna Rosani Nubatonis, S.Kom., M.T., mengapresiasi keterlibatan Filosi dalam PKKMB 2026. Menurut Erna, kehadiran Filosi menjadi langkah awal untuk mempertemukan dunia pendidikan dengan dunia industri secara lebih dekat.

“Kami dari keluarga besar Universitas Uyelindo mengucapkan terima kasih kepada Filosi yang sudah turut ambil bagian dalam pengenalan kehidupan kampus mahasiswa baru Universitas Uyelindo 2026,” ujarnya. Ia berharap partisipasi tersebut menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas antara kedua pihak.

“Ini baru kali pertama Filosi berpartisipasi, dan saya berharap ini menjadi awal kolaborasi kita karena kita memiliki visi yang sama, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa dengan IT di NTT,” kata Erna menambahkan.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas bantuan pendidikan yang diberikan kepada mahasiswa baru. “Terima kasih juga untuk bantuan pendidikannya. Hari ini bantuan tersebut diterima oleh mahasiswa baru kami dan menjadi suplemen yang baik untuk memenuhi kebutuhan perkuliahan mereka,” katanya.

Sementara itu, Ketua PKKMB Universitas Uyelindo 2026, Orlando, turut menyampaikan terima kasih kepada Filosi yang telah ikut memeriahkan kegiatan melalui materi dan permainan yang melibatkan mahasiswa baru. “Saya mewakili panitia mengucapkan terima kasih kepada Filosi yang sudah mengadakan games dan turut memeriahkan PKKMB. Saya berharap Filosi terus menjadi perusahaan yang memberikan dampak bagi masyarakat dan terus maju,” ujar Orlando.

Keterlibatan Filosi dalam PKKMB Universitas Uyelindo 2026 menjadi bagian dari upaya perusahaan membangun hubungan dengan perguruan tinggi sekaligus memperkenalkan pentingnya kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja. Pesan yang disampaikan pun sederhana namun relevan bagi mahasiswa baru: jangan menunggu lulus untuk mulai dikenal.

Bangun kemampuan, karya, pengalaman, jaringan, dan identitas profesional sejak hari pertama kuliah. Dengan personal branding yang dibangun secara konsisten, mahasiswa tidak hanya membawa ijazah ketika memasuki dunia kerja, tetapi juga membawa portofolio dan reputasi yang dapat menjadi pintu menuju peluang karier yang lebih luas. (DW)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....