Filosi Dorong Mahasiswa ITAF Melek Digital, Tiga Mahasiswa Dapat Bantuan Kuliah

  • 20 Agt 2026 06:34 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Era digital membawa perubahan besar bagi dunia pendidikan dan dunia kerja. Pesan itulah yang disampaikan PT Filosi Exider Inovasi kepada mahasiswa baru Institut Teknologi dan Administrasi Fatahillah (ITAF) Kupang dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), Selasa, 11 Agustus 2026.

Bertempat di Kampus ITAF A, kegiatan yang berlangsung pukul 10.40 hingga 11.50 WITA tersebut menghadirkan materi bertajuk “Transformasi Digital dalam Dunia Pendidikan dan Karier.” Materi disampaikan oleh Frengki Ludji, selaku Wakil Direktur Operasional PT Filosi Exider Inovasi.

Wakil Direktur Operasional PT Filosi Exider Inovasi, Frengki Ludji. (Foto: Filosi)

Di hadapan mahasiswa baru, Frengki mengingatkan bahwa transformasi digital bukan lagi sekadar wacana masa depan, melainkan perubahan yang sudah berlangsung dan memengaruhi berbagai aspek kehidupan. “Transformasi digital bukan lagi sesuatu yang akan datang, tetapi sudah terjadi di sekitar kita. Karena itu, mahasiswa perlu mulai beradaptasi sejak sekarang. Jangan hanya mengandalkan ijazah, tetapi bangun kemampuan, pengalaman, komunikasi, dan keterampilan digital yang nantinya menjadi bekal ketika masuk ke dunia kerja maupun dunia usaha,” kata Frengki.

Menurut Frengki, bangku kuliah tidak boleh hanya menjadi tempat mengejar nilai dan ijazah. Mahasiswa perlu memanfaatkannya sebagai ruang untuk mengembangkan kemampuan, memperluas pengalaman, membangun jejaring, serta mencoba berbagai hal baru.

Ia juga mengajak mahasiswa agar tidak berhenti sebagai pengguna teknologi. Lebih jauh, teknologi harus dilihat sebagai alat untuk menyelesaikan persoalan dan menciptakan peluang.

“Teknologi jangan hanya kita gunakan untuk mengikuti tren atau sekadar menjadi pengguna. Mahasiswa harus mulai berpikir bagaimana teknologi bisa digunakan untuk menyelesaikan masalah, menciptakan peluang, bahkan membuka lapangan pekerjaan,” katanya.

Frengki menambahkan, perubahan kebutuhan dunia kerja menuntut generasi muda memiliki kemampuan belajar secara berkelanjutan. Keterampilan yang dibutuhkan perusahaan saat ini sangat mungkin berubah dalam beberapa tahun mendatang.

“Dunia kerja akan terus berubah. Apa yang dibutuhkan perusahaan hari ini belum tentu sama dengan lima atau sepuluh tahun ke depan. Karena itu, kemampuan untuk belajar dan beradaptasi menjadi salah satu modal penting bagi mahasiswa,” ujarnya. Ia pun mendorong mahasiswa baru ITAF Kupang untuk tidak menunggu hingga menjelang wisuda untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.

Kehadiran Filosi dalam PKKMB ITAF Kupang tidak berhenti pada sesi berbagi wawasan. Perusahaan tersebut juga memberikan bantuan kuliah masing-masing Rp1 juta kepada tiga mahasiswa baru.

Bantuan itu diharapkan dapat meringankan kebutuhan mahasiswa selama menjalani perkuliahan, baik untuk kebutuhan akademik maupun berbagai keperluan penunjang pendidikan. Mewakili para penerima bantuan, Ka Nimbrot menyampaikan apresiasi kepada PT Filosi Exider Inovasi atas kepedulian tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Filosi atas bantuan yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan akan kami gunakan untuk memenuhi kebutuhan perkuliahan. Semoga Filosi semakin berkembang dan terus memberikan dukungan kepada mahasiswa,” katanya.

Bantuan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian Filosi terhadap mahasiswa sekaligus dunia pendidikan di Nusa Tenggara Timur. Melalui keterlibatannya dalam kegiatan PKKMB, Filosi berupaya mempertemukan dunia kampus dengan dunia industri.

Mahasiswa baru tidak hanya mendapatkan gambaran mengenai perubahan teknologi dan tuntutan karier, tetapi juga memperoleh dukungan konkret untuk memulai perjalanan akademik mereka. (DW)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....