Microsoft Perkuat Layanan AI melalui Fitur Copilot Health, Hadirkan 250 Dokter

  • 30 Mei 2026 09:21 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Microsoft memperkenalkan Copilot Health, fitur kecerdasan buatan (AI) terbaru yang dirancang untuk membantu pengguna memahami kondisi kesehatan mereka secara lebih personal. Menurut info digitaltrends, Jumat, 29 Mei 2026, fitur ini menjadi salah satu inovasi kesehatan berbasis AI paling ambisius yang pernah dikembangkan Microsoft.

Copilot Health saat ini masih berada dalam tahap pratinjau dan tersedia melalui platform Copilot. Fitur tersebut memungkinkan pengguna memperoleh jawaban atas berbagai pertanyaan kesehatan berdasarkan data yang lebih lengkap dan terpersonalisasi.

Melalui Copilot Health, pengguna dapat membuat profil kesehatan yang berisi latar belakang, kondisi, serta tujuan kesehatan pribadi. Informasi tersebut digunakan AI untuk memberikan respons yang lebih relevan sesuai kebutuhan masing-masing pengguna.

Microsoft juga memungkinkan integrasi dengan Apple Health serta berbagai perangkat wearable yang akan ditambahkan pada tahap berikutnya. Selain itu, pengguna dapat menghubungkan catatan kesehatan dari lebih dari 50 ribu organisasi penyedia layanan kesehatan di Amerika Serikat sehingga Copilot dapat memberikan gambaran kesehatan yang lebih menyeluruh.

Fitur ini mampu membantu pengguna memahami hasil pemeriksaan kesehatan, termasuk laporan tes darah dan catatan medis lainnya. Copilot Health juga dapat membantu mencari penyedia layanan kesehatan yang sesuai berdasarkan spesialisasi, bahasa yang digunakan, lokasi, hingga cakupan asuransi yang dimiliki pengguna.

Untuk memastikan kualitas dan akurasi layanan, Microsoft mengembangkan Copilot Health bersama panel eksternal yang terdiri dari lebih dari 250 dokter dari 24 negara. Produk ini juga telah memperoleh sertifikasi ISO/IEC 42001 yang berkaitan dengan tata kelola sistem kecerdasan buatan.

Terkait keamanan data, Microsoft menegaskan bahwa percakapan pengguna di Copilot Health tidak dibagikan ke layanan Copilot lainnya dan tidak digunakan untuk melatih model AI. Seluruh data dienkripsi baik saat disimpan maupun saat ditransmisikan. Pengguna juga diberikan kendali penuh untuk menghapus data kapan saja.

Dalam pengembangannya, Copilot Health mengacu pada prinsip-prinsip kesehatan yang diterbitkan National Academy of Medicine serta didukung kemitraan dengan Harvard Health. Meski demikian, Microsoft menekankan bahwa Copilot Health tidak dirancang untuk mendiagnosis, mengobati, maupun mencegah penyakit, karena ehadiran fitur ini hanya bertujuan sebagai alat bantu informasi dan tidak menggantikan konsultasi maupun nasihat medis profesional. (JR)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....