BEM Undana Tegaskan Komitmen dan Peran sebagai Corong Suara Mahasiswa di Kampus

  • 27 Mei 2026 16:35 WIB
  •  Kupang
Poin Utama
  • BEM UNDANA aktif mengawal berbagai isu krusial demi menjaga kesejahteraan hak-hak akademik anggotanya.
  • Annes sebagai Ketua BEM mengungkapkan mahasiswa memiliki posisi penting sebagai stakeholder utama di lingkungan kampus sehingga setiap aspirasi harus mendapat ruang untuk disampaikan.
  • pihak BEM telah menyediakan sebuah wadah digital khusus yang diberi nama 'Booksma' atau boks aspirasi mahasiswa.
  • pihak BEM akan selalu siap menjamin privasi serta kerahasiaan identitas dari setiap keluhan universal yang disampaikan demi kebaikan bersama.
  • BEM Undana berharap pihak kampus dapat lebih inklusif dan selalu terbuka dalam menerima setiap masukan maupun kritikan dari mahasiswanya.

RRI.CO.ID, Kupang - Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Nusa Cendana (BEM Undana) menegaskan komitmennya untuk terus menjadi wadah utama dalam menyuarakan seluruh aspirasi mahasiswa di lingkungan kampus. Di bawah kepemimpinan Agnesia Boling Selly selaku ketua terpilih periode 2025-2026, organisasi mahasiswa tertinggi di Undana ini aktif mengawal berbagai isu krusial demi menjaga kesejahteraan hak-hak akademik anggotanya.

Dalam wawancara di segmen Kita Indonesia pada Senin, 25 Mei 2026, Agnesia Boling Selly atau yang disapa Annes mengungkapkan mahasiswa memiliki posisi penting sebagai stakeholder utama di lingkungan kampus sehingga setiap aspirasi harus mendapat ruang untuk disampaikan. Ia menilai keberadaan BEM bukan sekadar organisasi mahasiswa, tetapi juga wadah perjuangan untuk memastikan suara mahasiswa tidak dibungkam.

Sebagai bentuk nyata dalam memfasilitasi keluhan, pihak BEM telah menyediakan sebuah wadah digital khusus yang diberi nama 'Boksma' atau Boks Aspirasi Mahasiswa. Fasilitas ini sengaja disebarluaskan agar para mahasiswa yang merasa ragu atau takut menyuarakan pendapatnya secara langsung dapat tetap menyampaikan keluh kesah mereka dengan aman.

Tercatat beberapa persoalan penting di lingkungan internal universitas telah berhasil diadvokasi secara intensif oleh kepengurusan BEM periode ini. Permasalahan tersebut meliputi kendala administrasi ijazah kelulusan wisuda, pengawalan standar tarif Uang Kuliah Tunggal (UKT), hingga pemberantasan indikasi pungutan liar (pungli) saat ujian.

Namun, upaya pergerakan mahasiswa ini tidak jarang menghadapi benturan psikologis berupa kekhawatiran akan adanya intimidasi atau konsekuensi dari pihak birokrasi. Banyak mahasiswa yang masih merasa enggan bersuara lantaran mengkhawatirkan jaminan keamanan serta kenyamanan mereka selama menempuh studi pasca melakukan kritik.

Menanggapi fenomena ketakutan tersebut, Annes mendorong rekan-rekannya untuk melihat posisi mahasiswa sebagai pemegang andil utama di perguruan tinggi. "Stakeholder utama kan kita, ketika banyak yang memandang dalam birokrasi kampus mahasiswa sering dijadikan hanya sebagai objek, tetapi kita adalah pemegang itu sendiri," tegas mahasiswi FKIP Bahasa Inggris Undana ini.

Ia juga menjelaskan pihak BEM akan selalu siap menjamin privasi serta kerahasiaan identitas dari setiap keluhan universal yang disampaikan demi kebaikan bersama. Ruang sekretariat maupun kanal komunikasi digital BEM Undana dipastikan tetap terbuka lebar bagi mahasiswa yang ingin berdiskusi mencari solusi atas masalah yang dihadapi.

Disisi lain, komunikasi dengan pihak rektorat selama ini berjalan cukup baik karena kampus membuka ruang dialog bagi mahasiswa. “Kami membangun komunikasi yang sehat dengan universitas. Idealisme mahasiswa harus tetap dijaga, tetapi dengan cara berpikir kritis dan kolaboratif,” katanya.

Melalui langkah advokasi yang konsisten, BEM Undana berharap pihak kampus dapat lebih inklusif dan selalu terbuka dalam menerima setiap masukan maupun kritikan dari mahasiswanya. Sinergi yang sehat antara mahasiswa dan dosen sebagai rekan sejawat dinilai menjadi kunci utama dalam memajukan kualitas serta mutu pendidikan di universitas tersebut. (AK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....