Universitas Terbuka Perkuat Reputasi Akademik Berbasis Integritas dan Inovasi
- 29 Apr 2026 16:57 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID,Kupang: Di tengah persaingan pendidikan tinggi yang semakin dinamis dan kompetitif, perguruan tinggi dituntut tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kewibawaan dan reputasi yang kuat di mata masyarakat. Integritas, inovasi, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap sebuah institusi pendidikan, termasuk dalam menghadapi tantangan akses dan kualitas di wilayah kepulauan seperti Nusa Tenggara Timur.
Hal ini menjadi fokus pembahasan dalam Dialog Kupang Siang di Pro 1 RRI Kupang, Senin (27/4/2026), yang menghadirkan Wakil Rektor Bidang Keuangan, Sumber Daya, dan Umum Universitas Terbuka, Dr. Adrian Sutawijaya, S.E., M.Si., bersama Direktur Universitas Terbuka Kupang, Dr. Albert Gamot Malau, S.Si., M.Si.
Dr. Adrian Sutawijaya menjelaskan bahwa Universitas Terbuka (UT) terus memperkuat kewibawaan akademik melalui pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, UT memberikan dukungan penuh kepada dosen untuk menghasilkan karya akademik berkualitas, termasuk melalui pendanaan penelitian, fasilitasi publikasi internasional, serta pelatihan penulisan ilmiah yang mendorong peningkatan jumlah publikasi terindeks global.
Selain itu, UT juga menaruh perhatian besar pada pengembangan sumber daya manusia. Para dosen didorong untuk melanjutkan studi hingga jenjang doktoral (S3), sementara tenaga kependidikan diberikan pelatihan berkelanjutan untuk meningkatkan kompetensi. Langkah ini dinilai penting dalam menjaga kualitas layanan pendidikan, terutama dalam sistem pembelajaran jarak jauh yang menjadi ciri khas UT.
Di sisi lain, Dr. Albert Gamot Malau menambahkan bahwa sistem pembelajaran UT dirancang fleksibel dan inklusif, menjangkau masyarakat hingga ke daerah terpencil. Mahasiswa dapat belajar tanpa harus meninggalkan pekerjaan atau tempat tinggal, dengan dukungan bahan ajar cetak maupun digital yang kini berkembang menjadi bahan ajar interaktif. Hal ini memungkinkan proses belajar tetap efektif meski tanpa tatap muka langsung.
Dalam hal tata kelola, UT juga menerapkan transformasi digital untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, khususnya di bidang keuangan. Dr. Adrian menyebutkan bahwa seluruh proses pengelolaan keuangan dilakukan melalui sistem informasi terintegrasi, mulai dari perencanaan hingga pelaporan, guna meminimalisir potensi penyimpangan serta membangun kepercayaan publik terhadap institusi.
Dari sisi fasilitas dan kesejahteraan, UT terus melakukan penguatan infrastruktur, termasuk pengembangan gedung berstandar nasional dan penerapan konsep ramah energi. Selain itu, perguruan tinggi negeri berbadan hukum ini juga memberikan remunerasi, asuransi, serta dukungan pengembangan karier bagi dosen dan tenaga kependidikan, sehingga mampu menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan profesional.
Dengan berbagai upaya tersebut, Universitas Terbuka menegaskan posisinya sebagai solusi pendidikan tinggi yang fleksibel, terjangkau, namun tetap berkualitas. Kehadirannya diharapkan mampu menjangkau masyarakat luas, termasuk di NTT, serta menjadi pilihan utama bagi mereka yang ingin melanjutkan pendidikan tanpa terbatas oleh ruang dan waktu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....