Bupati Kupang Lepas Alumni Pejuang Digital, Dorong Transformasi Pendidikan
- 08 Apr 2026 15:51 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID,Kupang - Bupati Kupang, Yosef Lede, secara resmi melepas 40 peserta Program Alumni Pejuang Digital untuk melaksanakan pengabdian di Kabupaten Kupang. Kegiatan pelepasan berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Kupang, Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima, pada Selasa, 7 April 2026 pagi.
Dalam sambutannya, Yosef Lede menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045. Ia mengakui bahwa tantangan pemerataan akses dan mutu pendidikan masih menjadi pekerjaan besar, terutama di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Namun demikian, menurutnya, perkembangan teknologi digital membuka peluang besar untuk mendorong kemajuan pendidikan secara signifikan. Ia menekankan bahwa transformasi digital tidak cukup hanya melalui penyediaan perangkat, tetapi harus diiringi dengan pendampingan, peningkatan kapasitas guru, serta perubahan pola pembelajaran.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Lembaga Pengelola Dana Pendidikan dan Alumni Pejuang Digital atas kontribusi mereka dalam mendukung digitalisasi pembelajaran di Kabupaten Kupang. Ia menilai kehadiran para alumni tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga strategis dalam meningkatkan literasi digital dan menciptakan ekosistem pembelajaran yang inovatif dan interaktif.
“Mereka bukan hanya membantu penggunaan perangkat digital, tetapi juga menjadi motor penggerak dalam meningkatkan literasi digital, mengembangkan konten pembelajaran inovatif, serta mendorong ekosistem pembelajaran yang adaptif dan interaktif,” ujarnya.
Program yang berlangsung selama 12 minggu ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata, khususnya dalam meningkatkan kapasitas guru, kualitas pembelajaran, serta kemampuan sekolah dalam mengintegrasikan teknologi dalam proses belajar mengajar. Bupati juga mengajak Dinas Pendidikan dan para kepala sekolah untuk memanfaatkan momentum tersebut sebagai titik awal transformasi pendidikan di masing-masing sekolah.
Sementara itu, perwakilan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Wati Yuliawati, menegaskan bahwa peran alumni adalah sebagai pendamping, bukan pengganti guru. Ia menyebutkan bahwa program ini bertujuan untuk membantu meningkatkan kualitas pembelajaran melalui kolaborasi.
Di kesempatan yang sama, Kepala Subdivisi Penyaluran Alumni LPDP, Shera Betania, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen LPDP untuk memastikan para alumni dapat berkontribusi nyata di tengah masyarakat. “Kami berharap kegiatan ini menjadi legacy bagi para alumni, khususnya di Kupang dan Nusa Tenggara Timur, dalam mencetak SDM unggul ke depan,” ujarnya.
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang Mateldius S.J. Sanam, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kupang Marthen Rahakbauw, serta perwakilan instansi terkait lainnya. Dengan adanya program ini, diharapkan transformasi pendidikan berbasis digital di Kabupaten Kupang dapat berjalan lebih cepat dan berkelanjutan. (DW)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....