BMKG Siapkan Alumni SLCN Jadi Agen Keselamatan Nelayan Pesisir Daerah
- 05 Agt 2026 08:12 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - BMKG melalui Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang menyiapkan peserta Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) sebagai agen keselamatan bagi komunitas nelayan di wilayah pesisir. Para peserta diharapkan dapat meneruskan pengetahuan yang diperoleh kepada nelayan lainnya setelah pelatihan selesai.
Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang, Yandri Anderudson T. Tungga, mengatakan meskipun jumlah peserta tahun ini hanya 34 orang, mereka akan dibina sebagai alumni SLCN. Para alumni nantinya akan menjadi penghubung antara BMKG dengan masyarakat nelayan.
"Harapan kami, peserta SLCN menjadi leader dan agen keselamatan yang mampu mengedukasi rekan-rekan nelayan lainnya mengenai pentingnya informasi cuaca," kata Yandri, di Gereja Kahairoi, Kelurahan Lasiana, Kota Kupang, Selasa, 4 Agustus 2026.
Ia menjelaskan pendampingan tidak berhenti setelah kegiatan selesai karena BMKG tetap akan melaksanakan monitoring, evaluasi, serta program "Ngopi Bareng Nelayan". Melalui kegiatan tersebut, BMKG juga akan terus menggali kearifan lokal yang dimiliki nelayan untuk dipadukan dengan informasi cuaca berbasis teknologi.
Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jefry E. Pelt, mendukung langkah BMKG dalam membangun jejaring edukasi keselamatan di kalangan nelayan. Menurutnya, ilmu yang diperoleh peserta harus diteruskan kepada masyarakat pesisir lainnya agar manfaat program semakin luas.
"Peserta jangan hanya menyimpan ilmu untuk diri sendiri. Kami berharap mereka menjadi penyambung informasi kepada nelayan lain sehingga semakin banyak yang memahami pentingnya keselamatan," ujar Jefry.
Melalui pembentukan alumni SLCN, BMKG berharap budaya keselamatan di laut dapat tumbuh secara berkelanjutan. Pendekatan tersebut juga diharapkan mempercepat penyebaran informasi cuaca resmi hingga ke komunitas nelayan terkecil di Kota Kupang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....