Nikel: Kunci Penting dalam Transisi Energi Global
- 14 Jun 2025 07:36 WIB
- Kupang
KBRN, Kupang: Tahukah Anda bahwa nikel adalah merupakan salah satu komoditas tambang paling berharga di dunia saat ini. Logam berwarna putih keperakan ini memiliki nilai jual tinggi karena manfaatnya yang luar biasa luas, sebut saja mulai dari bahan utama stainless steel, komponen mobil listrik, hingga baterai teknologi tinggi.
Tak heran, nikel kini menjadi primadona dalam industri global, terutama di tengah transisi energi dunia menuju masa depan yang lebih ramah lingkungan dan pencapaian target dekarbonisasi. Menurut neoenergy, logam ini berperan penting dalam pengembangan teknologi ramah lingkungan berkat kepadatan energi dan ketahanannya yang tinggi.
Seiring pergeseran dunia menuju sumber energi terbarukan, permintaan akan material yang efisien dan tahan lama terus meningkat, dan menjadikannya komponen penting dalam berbagai aplikasi energi bersih. Fleksibilitas nikel mendukung penerapan solusi berkelanjutan seperti energi panas bumi, sistem hidrogen, dan penyimpanan baterai canggih, yang semuanya berperan penting dalam mengurangi emisi karbon dan mengatasi perubahan iklim.
Permintaan nikel melonjak seiring peningkatan kebutuhan akan baterai kendaraan listrik (EV), dimana nikel merupakan elemen utama dalam baterai yang berfungsi menggerakkan kendaraan. Sementara itu, katoda baterai lithium-ion dapat meningkatkan jarak tempuh dan efisiensi kendaraan, karena baterai yang mengandung nikel menawarkan kepadatan energi lebih tinggi dan kapasitas penyimpanan lebih besar dengan biaya yang lebih rendah, menjadikannya solusi ideal untuk sistem penyimpanan energi.
Selain pemanfaatannya dalam baterai, nikel juga sangat penting dalam produksi baja tahan karat dan paduan logam lainnya yang digunakan dalam infrastruktur energi terbarukan. Ketahanan terhadap korosi dan kekuatan nikel menjadikannya material utama dalam pembangunan turbin angin, panel surya, dan pembangkit listrik tenaga air.
Menariknya, menurut Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), pada tahun 2022, Indonesia tercatat sebagai negara penghasil nikel terbesar di dunia. Seiring dengan upaya industri dan pemerintah di seluruh dunia untuk mengurangi emisi karbon, permintaan akan nikel diprediksi akan terus meningkat, dan semakin memperkuat statusnya sebagai kunci utama teknologi ramah lingkungan. (JR)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....