Perayaan Hari Jazz Internasional 2025 Berlangsung di Abu Dhabi

  • 26 Mar 2025 04:45 WIB
  •  Kupang

KBRN, Kupang: Perayaan Hari Jazz Internasional 2025 akan mencapai puncaknya di Abu Dhabi, kota yang diakui sebagai Kota Kreatif Musik UNESCO. Dengan serangkaian acara yang berlangsung selama lima minggu, kota ini akan menjadi pusat perayaan global yang merayakan kekuatan jazz dalam menyatukan komunitas dan mendorong dialog lintas budaya.

“Kami sangat antusias merayakan Hari Internasional ini dengan penuh semangat di Abu Dhabi, Kota Kreatif Musik UNESCO. Edisi kali ini akan menyoroti kekayaan kreativitas dan warisan budaya kota ini, sekaligus menampilkan kemampuan jazz dalam menghubungkan komunitas serta mempromosikan dialog dan perdamaian di seluruh benua,” kata Audrey Azoulay, Direktur Jenderal UNESCO melalui laman resmi UNESCO.

Acara utama akan digelar dalam International Jazz Day 2025 All-Star Global Concert yang berlangsung pada 30 April di Etihad Arena, venue hiburan dalam ruangan terbesar di kawasan ini. Konser yang akan disiarkan secara internasional ini dipimpin oleh legenda jazz, Herbie Hancock dan dipandu oleh aktor peraih Academy Award, Jeremy Irons.

Menurut Herbie Hancock, jazz selalu memiliki peran dalam menyatukan orang-orang, menembus batas, dan menginspirasi kreativitas di seluruh budaya. “Hari Jazz Internasional mengingatkan kita bahwa musik memiliki kekuatan untuk melampaui batas negara, mendorong dialog, dan membawa kebahagiaan serta harapan bagi banyak orang,” ujarnya.

Selain konser utama, Abu Dhabi juga akan menggelar Jazz Month Abu Dhabi, yang memperpanjang perayaan ini dengan berbagai kegiatan, termasuk pertunjukan langsung, konser pop-up, lokakarya, residensi seniman, serta program edukasi yang menghubungkan jazz dengan beragam tradisi musik lokal dan disiplin seni lainnya. Acara ini akan diadakan di berbagai institusi budaya dan pendidikan ternama, seperti Louvre Abu Dhabi, Berklee Abu Dhabi, dan New York University Abu Dhabi, serta di rumah sakit, pusat lansia, perpustakaan anak, dan sekolah-sekolah.

Beberapa pertunjukan akan menampilkan perpaduan unik antara jazz dan alat musik tradisional Timur Tengah seperti oud, qanoon, dan ney, yang mencerminkan dialog berkelanjutan antara jazz dan ekspresi budaya lokal. Menariknya, perayaan ini juga bertepatan dengan Culture Summit Abu Dhabi, sebuah pertemuan global tahunan yang mempertemukan pemikir kreatif, pemimpin industri budaya, seniman, dan inovator dari berbagai bidang, dimana acara ini akan menyelenggarakan diskusi panel dan sesi khusus yang melibatkan Herbie Hancock dan musisi terkenal lainnya untuk membahas pengaruh jazz dalam membangun pemahaman lintas budaya.

Sebagai gerakan global yang diakui oleh UNESCO sejak 2011, Hari Jazz Internasional telah menjangkau lebih dari 2 miliar orang di seluruh dunia melalui program pendidikan, pertunjukan langsung, diskusi komunitas, serta siaran televisi dan digital. Perayaan ini bertujuan untuk menyoroti peran jazz dalam mempromosikan perdamaian, keberagaman, serta penghormatan terhadap martabat manusia.

Seiring waktu, International Jazz Day telah berkembang menjadi gerakan global yang menjangkau lebih dari dua miliar rupiahorang setiap tahun di seluruh benua melalui program edukasi, pertunjukan, kegiatan sosial, siaran radio, televisi, serta platform digital dan media sosial. Herbie Hancock Institute of Jazz adalah organisasi nirlaba utama yang bertanggung jawab atas perencanaan, promosi, dan produksi acara ini setiap tahun.

International Jazz Day 2025 akan menghadirkan ribuan acara di seluruh dunia, dari kota-kota kecil hingga pusat budaya besar. Para artis, pendidik, dan institusi akan menyelenggarakan kelas master, jam session, diskusi panel, dan lokakarya edukasi, yang mencerminkan dampak mendalam jazz sebagai kekuatan pemersatu. (JR)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....