Bupati Kupang Dorong MBG Serap Produk Petani dan Pelaku Usaha Lokal

  • 12 Sep 2026 06:51 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kupang didorong tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Bupati Kupang Yosef Lede meminta rantai pasok MBG lebih banyak melibatkan petani, nelayan, peternak, UMKM, BUMDes dan pelaku usaha lokal.

Dorongan tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat evaluasi pelaksanaan MBG bersama pengelola SPPG dan sejumlah pemangku kepentingan di Aula Kantor Bupati Kupang, Rabu 9 September 2026. Menurut Yosef, besarnya anggaran yang berputar dalam program tersebut harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat daerah.

Pemanfaatan produk lokal dinilai dapat menciptakan pasar bagi hasil produksi masyarakat Kabupaten Kupang. Dengan adanya kepastian penyerapan, masyarakat memiliki peluang lebih besar untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan produksi.

Bupati Kupang, Yosef Lede, kepada RRI.CO.ID, Rabu 9 September 2026, juga meminta pelaku usaha yang terlibat dalam rantai pasok MBG ikut berkontribusi terhadap pembangunan daerah. Menurutnya, aktivitas ekonomi yang tumbuh dari program pemerintah harus turut memperkuat perekonomian Kabupaten Kupang.

“Kalau rantai pasok berasal dari masyarakat setempat, maka uang yang berputar dalam program ini juga akan menumbuhkan ekonomi masyarakat,” ucap Yosef Lede.

Dalam rapat tersebut, Bupati secara khusus mendorong pemanfaatan Beras Kupang Emas dan Garam Kupang Emas sebagai produk daerah. Kedua produk tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari kebutuhan SPPG sepanjang memenuhi persyaratan dan kebutuhan program.

Pemerintah Kabupaten Kupang berharap keterlibatan pelaku usaha lokal dalam MBG dapat semakin luas. Dengan demikian, program pemenuhan gizi anak sekaligus dapat membuka pasar bagi produk masyarakat dan menggerakkan ekonomi dari tingkat lokal. (AI)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....