Wagub NTT Minta Dukungan Anggaran dari Pemerintah Pusat Segera dimanfaatkan
- 31 Agt 2026 06:34 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang – Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma meminta pemerintah kabupaten segera memanfaatkan dukungan anggaran dari pemerintah pusat untuk memperkuat penanganan bencana sesuai dengan petunjuk teknis yang telah ditetapkan kementerian.
Dukungan tersebut berupa bantuan sebesar Rp40 miliar untuk Pemerintah Provinsi NTT dan Rp20 miliar untuk masing-masing kabupaten terdampak.
“ Penggunaan anggaran tersebut harus diarahkan untuk kepentingan penanganan bencana dan dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku, ujar Wagub Johni Asadoma ketika mengikuti rapat koordinasi penanganan tanggap darurat gempa Flores di Posko Tanggap Darurat BPBD Kabupaten Ende, Kamis, 27 agustus 2026 malam, secara hybrid.
Selain itu, Wagub meminta para bupati, camat, lurah, dan kepala desa melakukan pemetaan secara menyeluruh terhadap titik-titik yang hingga saat ini belum tersentuh bantuan.
“Para bupati, camat, lurah, dan kepala desa harus memetakan betul titik-titik yang sampai saat ini belum tersentuh bantuan agar segera ditindaklanjuti,” ujar Wagub.
Sementara itu, dalam rapat tersebut, Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam penanganan bencana gempa Flores, baik pemerintah, TNI-Polri, relawan, organisasi kemanusiaan, maupun masyarakat.
Dalam Rapat tersebut, Pemerintah Provinsi NTT memperpanjang masa tanggap darurat. Perpanjangan ini menjadi bagian dari langkah Pemerintah Provinsi NTT untuk memastikan penanganan dampak gempa Flores terus berjalan secara terkoordinasi, sekaligus memberikan ruang bagi pemerintah daerah untuk memperkuat pelayanan dasar, memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak, dan mulai mempersiapkan tahapan pemulihan pascabencana.
Pemerintah Provinsi NTT bersama pemerintah kabupaten terdampak akan terus melakukan evaluasi terhadap perkembangan situasi di lapangan dan menyesuaikan langkah penanganan berdasarkan kebutuhan serta tingkat keamanan masing-masing wilayah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....