Mahasiswa Diminta Jadi Pemberi Solusi bagi Persoalan Desa
- 20 Jul 2026 16:01 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang – Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XV, Prof. Dr. Adrianus Amheka, mengingatkan 2.319 mahasiswa peserta Program Mahasiswa Berdampak KKN Tematik Gerakan NTT Sehat, Kuat, dan Inklusif (GENTASKIN) Batch II Tahun 2026 agar mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat desa selama menjalankan pengabdian.
Pernyataan tersebut disampaikan saat pelepasan peserta KKN Tematik GENTASKIN di Kabupaten Kupang, Kamis 9 Juli 2026. Program ini melibatkan mahasiswa dari 41 perguruan tinggi yang akan melaksanakan pengabdian di berbagai wilayah di Nusa Tenggara Timur selama dua bulan.
Prof. Adrianus menegaskan mahasiswa tidak boleh memandang kemiskinan hanya sebagai angka statistik. Menurutnya, di balik setiap data terdapat kehidupan masyarakat yang membutuhkan perhatian, kepedulian, dan penyelesaian yang nyata melalui berbagai program yang tepat sasaran.
"Mahasiswa harus menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan masyarakat. Kehadiran peserta KKN harus memberikan dampak nyata melalui program-program yang menjawab kebutuhan masyarakat di desa," ucap Prof. Dr. Adrianus Amheka, kepada RRI.CO.ID, Kamis 9 Juli 2026.
Ia menambahkan, mahasiswa diharapkan mampu mengidentifikasi kebutuhan masyarakat, kemudian merancang kegiatan yang relevan dengan kondisi di lapangan. Melalui pendekatan tersebut, pelaksanaan KKN tidak hanya menjadi kegiatan akademik, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Selain menghadirkan solusi, mahasiswa juga didorong membangun pemberdayaan masyarakat melalui kompetensi, kreativitas, serta kolaborasi dengan pemerintah desa dan berbagai pemangku kepentingan. Program Mahasiswa Berdampak KKN Tematik GENTASKIN Batch II Tahun 2026 diharapkan melahirkan agen-agen perubahan yang mampu mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di Nusa Tenggara Timur. (AI)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....